- tvOnenews.com/Wildan Mustofa
Rupiah Awali Pekan di Zona Merah, Tembus Rp17.750 per Dolar AS
Sebelum Warsh menyampaikan pidatonya, peluang tersebut berada di sekitar 35 persen.
Ekspektasi terhadap suku bunga AS yang lebih tinggi kemudian meningkatkan daya tarik aset yang berdenominasi dolar AS.
Kondisi tersebut berpotensi menahan aliran dana menuju negara berkembang dan pada akhirnya memberikan tekanan tambahan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
Pasar Menanti Penetapan Pimpinan BI
Dari dalam negeri, pasar juga menantikan agenda Rapat Paripurna DPR pada Selasa (1/9/2026).
Rapat tersebut akan membahas penetapan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk periode 2026-2031.
Selain Destry, Aida S. Budiman akan ditetapkan sebagai calon Deputi Gubernur Senior BI. Sementara Solikin M. Juhro akan ditetapkan sebagai calon Deputi Gubernur BI.
Kepastian susunan pimpinan baru BI menjadi salah satu perhatian pasar karena berkaitan dengan kesinambungan kebijakan moneter ke depan.
Pasar juga mencermati komitmen bank sentral dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tekanan dari penguatan dolar AS.
Dengan kondisi tersebut, pergerakan rupiah pada awal pekan dipengaruhi oleh kombinasi sentimen eksternal dan domestik. Dari sisi global, penguatan dolar AS serta meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed menjadi tekanan bagi rupiah.
Sementara dari dalam negeri, pasar menunggu kepastian susunan pimpinan baru BI yang akan berperan dalam arah kebijakan moneter dan upaya menjaga stabilitas rupiah. (ant/nsp)