news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Sumber :
  • ANTARA

IHSG Ditutup Merah di 6.509,77, Saham Bank Besar Bergerak Beragam

IHSG ditutup melemah 0,13% ke 6.509,77 setelah sesi I juga turun. Investor mencermati sentimen global dan peluang rebound usai tekanan MSCI.
Senin, 31 Agustus 2026 - 16:32 WIB
Reporter:
Editor :

Investor diperkirakan mulai kembali mencermati sejumlah faktor fundamental, mulai dari kinerja emiten, pergerakan rupiah, data inflasi dan PMI domestik, arah imbal hasil atau yield surat utang Amerika Serikat, hingga aliran dana asing.

Saham-saham yang memperoleh kenaikan bobot dalam MSCI, seperti BBCA, BBRI, TLKM, ASII, dan BBNI, berpotensi memperoleh dukungan teknis dari arus dana pasif.

Sebaliknya, saham yang terkena pengurangan bobot maupun penghapusan dari indeks perlu diwaspadai karena masih berpotensi menghadapi tekanan dari sisi aliran dana.

BBRI Masih Jadi Perhatian

Sektor perbankan besar menjadi salah satu sektor yang penting diperhatikan untuk melihat apakah potensi rebound IHSG setelah periode MSCI dapat berlangsung secara sehat.

BBRI menjadi salah satu saham yang memiliki katalis teknis karena memperoleh kenaikan bobot MSCI. Saham ini ditutup di level Rp3.190 pada perdagangan Senin.

Selain faktor MSCI, likuiditas BBRI yang tinggi dan statusnya sebagai salah satu bank besar membuat saham tersebut relatif mampu menyerap perubahan arus dana dibandingkan saham lapis dua.

Dengan kondisi tersebut, BBRI diperkirakan memiliki ruang penguatan menuju kisaran Rp3.220-Rp3.280.

BBCA Berpeluang Technical Rebound

Saham BBCA juga menjadi perhatian karena pergerakannya cenderung tidak seekstrem saham berbasis komoditas.

Karakter tersebut dinilai relevan ketika pasar mulai keluar dari periode rebalancing dengan volatilitas tinggi. BBCA juga termasuk saham yang memperoleh estimasi tambahan arus dana dari perubahan bobot MSCI.

Dengan harga penutupan Rp6.475, BBCA memiliki peluang technical rebound menuju kisaran Rp6.500-Rp6.550, terutama apabila tekanan rebalancing mulai mereda.

TLKM, ASII dan BBNI

Saham TLKM juga menarik untuk diperhatikan karena memiliki kombinasi likuiditas besar, karakter defensif, serta katalis dari rebalancing MSCI.

TLKM diperkirakan memperoleh tambahan bobot dan ditutup di level Rp2.570. Saham ini berpotensi bergerak menuju kisaran Rp2.600-Rp2.670.

Sementara itu, ASII memiliki keunggulan dari sisi diversifikasi bisnis yang mencakup otomotif, jasa keuangan, alat berat, agribisnis hingga infrastruktur. Saham ASII ditutup di level Rp4.800 dan diperkirakan memiliki ruang menuju Rp5.000-Rp5.100.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:06
07:17
05:09
04:35
01:19
01:25

Viral