- Dok. Pelindo
Kurangi Ketergantungan Utang, Indonesia Dinilai Perlu Ubah Struktur Neraca Pembayaran Jadi Investment-Driven
FDI Harus Menciptakan Kapasitas Baru
Fakhrul juga mengingatkan bahwa kualitas investasi sama pentingnya dengan jumlah investasi. Indonesia membutuhkan FDI yang menciptakan additional productive capacity, memperdalam supply chain, membawa teknologi, meningkatkan ekspor atau mengurangi impor.
“FDI terbaik bukan hanya dolar yang masuk hari ini. FDI terbaik adalah dolar yang masuk hari ini untuk menciptakan kemampuan menghasilkan dolar besok," tutur dia.
Menurut Fakhrul, arahan Presiden dapat menjadi momentum untuk mengintegrasikan strategi investasi dengan pengelolaan neraca pembayaran.
“Arahan Presiden ini tepat dan menyasar persoalan neraca pembayaran Indonesia yang masih terlalu bergantung pada instrumen utang. Indonesia tidak perlu berhenti berutang. Yang kita perlukan adalah membuat investasi tumbuh jauh lebih cepat daripada ketergantungan terhadap utang," ujar Fakhrul.
“Selama ini kita banyak membiayai balance of payments dengan menjual surat utang kepada dunia. Ke depan, kita harus semakin mampu membiayainya dengan mengajak dunia membangun kapasitas produksi bersama kita. Utang membantu membiayai kebutuhan hari ini, sementara investasi yang tepat memperbesar kemampuan ekonomi membiayai dirinya sendiri di masa depan," sambungnya.