news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono..
Sumber :
  • YouTube/BPS RI

Neraca Dagang RI Surplus US$3,70 Miliar, Tapi Defisit dengan China Tembus US$16,95 Miliar

Jika dihitung secara kumulatif, neraca perdagangan Indonesia sepanjang Januari-Juli 2026 masih berada di zona surplus dengan otal surplus mencapai US$3,70 miliar.
Selasa, 1 September 2026 - 15:09 WIB
Reporter:
Editor :

Jika dilihat berdasarkan negara mitra dagang, Amerika Serikat menjadi negara yang memberikan surplus terbesar bagi neraca perdagangan Indonesia secara total, yakni perdagangan migas dan nonmigas.

Indonesia mencatat surplus US$10,48 miliar dengan Amerika Serikat. India berada di posisi kedua dengan surplus US$7,80 miliar, disusul Filipina sebesar US$4,95 miliar.

“Untuk Neraca Perdagangan total yaitu migas dan non-migas tiga negara penyumbang surplus terbesar yaitu Amerika Serikat surplus sebesar US$10,48 miliar, India surplus sebesar US$7,80 miliar, dan yang ketiga Filipina surplus sebesar US$4,95 miliar,” ujar Ateng.

Sebaliknya, Tiongkok menjadi negara dengan defisit perdagangan terdalam bagi Indonesia. Defisit perdagangan Indonesia dengan Tiongkok mencapai US$16,95 miliar.

“Sedangkan tiga negara penyumbang defisit terdalam yaitu Tiongkok defisit sebesar US$16,95 miliar, Singapura defisit sebesar US$5,14 miliar, dan Australia defisit sebesar US$4,77 miliar,” kata Ateng.

Tekanan perdagangan dengan Tiongkok bahkan semakin terlihat ketika hanya menghitung neraca perdagangan nonmigas. Defisit Indonesia dengan Tiongkok mencapai US$17,67 miliar sepanjang Januari-Juli 2026.

Pada perdagangan nonmigas, Amerika Serikat kembali menjadi penyumbang surplus terbesar dengan US$12,81 miliar. India menyumbang surplus US$7,96 miliar, sementara Filipina US$4,72 miliar.

“Kemudian untuk Neraca Perdagangan kelompok non-migas tiga negara penyumbang surplus terbesar yaitu Amerika Serikat surplus sebesar US$12,81 miliar, India surplus sebesar US$7,96 miliar, dan juga Filipina surplus sebesar US$4,72 miliar,” tutur Ateng.

Sementara itu, selain Tiongkok, Indonesia juga mencatat defisit perdagangan nonmigas dengan Australia dan Prancis. Defisit dengan Australia mencapai US$4,41 miliar, sedangkan dengan Prancis sebesar US$1,72 miliar.

“Sedangkan tiga negara penyumbang defisit terdalam pada kelompok non-migas yaitu Tiongkok defisit sebesar US$17,67 miliar, Australia defisit untuk kelompok non-migas sebesar US$4,41 miliar, dan Prancis defisit sebesar US$1,72 miliar,” pungkasnya. (agr/rpi)

 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:06
07:17
05:09
04:35
01:19
01:25

Viral