- dok.Setpres
Bukan Cuma Perdagangan, Rusia Tawarkan Kapal Canggih hingga Pabrik Pupuk ke Indonesia
“Presiden Putin juga menawarkan untuk perkapalan yang panjangnya lebih dari 102 meter yang mutakhir, untuk pengolahan langsung ikan-ikan kita sehingga menjadi lebih baik kualitasnya,” kata Rosan.
Presiden Prabowo merespons tawaran tersebut dengan menyiapkan tim Indonesia untuk mempelajari teknologi dan potensi pemanfaatan kapal tersebut.
Selain pupuk dan perkapalan, pembahasan juga mencakup pertanian, energi dan sumber daya mineral, pertahanan, investasi, serta berbagai sektor strategis lainnya.
Momentum penguatan hubungan ekonomi Indonesia-Rusia juga bertepatan dengan rencana ratifikasi perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Eurasia.
Rosan menilai ratifikasi tersebut dapat membuka akses yang lebih luas bagi perdagangan dan investasi antara Indonesia dengan kawasan Eurasia. Apalagi, perdagangan Indonesia-Rusia tercatat tumbuh lebih dari 12 persen pada tahun sebelumnya.
“Jadi momentumnya sangat baik, momentumnya sangat pas sehingga ini memperluas dari segi perdagangan, kerja sama, partnership, investasi terhadap kedua negara,” pungkas Rosan. (agr/nba)