- Kadin
Disimak Putin hingga Modi, Anindya Bakrie Pidato Bawa Visi Prabowo ke Forum BRICS
Bagi Indonesia, penguatan kerja sama tersebut sejalan dengan agenda Presiden Prabowo dalam mempercepat hilirisasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pengembangan sektor jasa juga dinilai dapat membuka akses yang lebih luas terhadap pendidikan dan layanan kesehatan.
Anin kemudian menyampaikan tiga prioritas untuk memperkuat perdagangan dan jasa intra-BRICS.
Pertama, BRICS perlu mempermudah mobilitas perusahaan dan tenaga profesional antarnegara. Menurut Anin, BRICS Business Council dapat memetakan hambatan konkret yang dihadapi pelaku usaha dan menyusun rekomendasi penyelesaian yang dapat disampaikan kepada pemerintah masing-masing negara.
Dia juga mendorong adanya pengakuan bersama terhadap kualifikasi profesi tertentu serta kemudahan perjalanan bisnis. Langkah tersebut dinilai dapat mempercepat transaksi dan investasi antarnegara anggota.
Anin bahkan mengusulkan pembentukan kartu perjalanan bisnis BRICS atau BRICS Business Travel Card untuk memudahkan mobilitas pelaku usaha.
Kedua, BRICS perlu memperkuat konektivitas sistem pembayaran antarnegara, khususnya pembayaran digital. Anin melihat pengalaman India, Brasil, dan Tiongkok menunjukkan besarnya potensi sistem pembayaran waktu nyata atau real-time payment.
Tantangan berikutnya adalah menghubungkan sistem pembayaran tersebut agar dapat digunakan secara efisien untuk transaksi lintas batas.
Selain itu, Anin mendorong peningkatan penggunaan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan yang memungkinkan. Menurut dia, langkah tersebut harus tetap disertai dengan perhatian terhadap keamanan data dan stabilitas sistem keuangan.
“Kedaulatan finansial tidak harus berarti isolasi finansial,” tegas Anin.
Gagasan tersebut sejalan dengan pembahasan dalam BRICS Business Forum mengenai konektivitas sistem pembayaran, peningkatan transaksi menggunakan mata uang lokal, serta pengembangan mekanisme pembayaran lintas batas yang cepat, murah, dan aman.
Ketiga, negara-negara BRICS perlu meningkatkan investasi pada sumber daya manusia dan infrastruktur yang mendukung perdagangan jasa. Dunia usaha, kata Anin, perlu meningkatkan pelatihan pekerja, membangun kerja sama dengan perguruan tinggi, serta membantu perusahaan, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), memanfaatkan kecerdasan buatan.
Anin mengusulkan setiap chapter BRICS Business Council memiliki target tahunan yang terukur terkait jumlah tenaga kerja yang mendapatkan pelatihan.