- Pexels
Pertumbuhan Bisnis Harus Diimbangi Pengelolaan Risiko, Indodana Finance Terapkan Intelligent GRC
Jakarta, tvOnenews.com - Pertumbuhan bisnis yang pesat perlu berjalan beriringan dengan pengelolaan risiko yang terukur. Bagi perusahaan di industri keuangan, peningkatan skala bisnis tidak hanya berkaitan dengan pencapaian kinerja, tetapi juga bagaimana menjaga kualitas portofolio, tata kelola, serta kepatuhan tetap berjalan dengan baik.
Hal tersebut menjadi salah satu pendekatan yang diterapkan PT Indodana Multi Finance atau Indodana Finance. Perusahaan penyedia layanan Buy Now Pay Later (BNPL) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini menerapkan Governance, Risk, and Compliance (GRC) sebagai bagian dari strategi untuk mendukung pertumbuhan bisnis.
Melalui pendekatan Intelligent GRC, fungsi GRC tidak hanya ditempatkan sebagai mekanisme kepatuhan yang bersifat reaktif. Pengelolaan tata kelola, risiko, dan kepatuhan diarahkan menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan bisnis sehingga perusahaan dapat terus berkembang dengan tingkat risiko yang terukur.
Pertumbuhan Bisnis Perlu Diiringi Risiko yang Terukur
Dalam menjalankan ekspansi pembiayaan, pertumbuhan bisnis perlu memperhatikan kualitas portofolio. Indodana Finance menyebut penguatan profitabilitas menjadi salah satu indikator positif dari pertumbuhan bisnis perusahaan yang semakin sehat.
Di tengah ekspansi pembiayaan, perusahaan juga tetap menjaga kualitas portofolio pada level yang sangat sehat. Hal tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan skala bisnis, tetapi juga memperhatikan kualitas pembiayaan dan penerapan pengelolaan risiko secara prudent.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga agar perkembangan bisnis dapat berlangsung secara sehat dan berkelanjutan.
Direktur PT Indodana Multi Finance, Iwan Dewanto, mengatakan penerapan GRC yang kuat menjadi salah satu fondasi dalam membangun kepercayaan dari masyarakat, mitra bisnis, dan regulator.
“Penerapan GRC yang kuat merupakan pondasi utama dalam membangun kepercayaan jangka panjang bagi masyarakat, mitra bisnis, dan regulator. Melalui pendekatan Intelligent GRC, kami mengubah fungsi pengawasan menjadi mitra strategis yang memberikan risk intelligence secara tepat untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan,” ujar Iwan Dewanto.
Menurutnya, penerapan pendekatan tersebut tercermin dari pertumbuhan laba yang signifikan sekaligus kualitas NPF yang tetap terjaga.