news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi - Bursa Efek Indonesia (BEI)..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rilo Pambudi

Batas Saham Gocap Dihapus jadi Rp1, BEI Sebut Bukan Alasan IHSG Anjlok 1,51%

BEI menjelaskan koreksi IHSG 1,51 persen pada Senin (28/9) tidak semata dipicu kebijakan harga minimum saham Rp1. Diketahui ada 69 saham diperdagangkan di bawah Rp50 (gocap).
Senin, 28 September 2026 - 20:43 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebut penerapan harga minimum saham dari Rp50 (gocap) menjadi Rp1 bukan satu-satunya penyebab koreksi signifikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (28/9/2026).

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan saham-saham yang sebelumnya bertahan lama di level Rp50 memiliki bobot relatif kecil terhadap IHSG.

Oleh karena itu, penurunan harga saham-saham gocap itu dinilai tidak memberikan pengaruh besar terhadap pergerakan indeks.

"Jadi tidak semata-mata karena faktor penurunan di bawah harga Rp50 yang memberikan pressure kepada IHSG," ujar Jeffrey diwawancarai wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Senin.

Jeffrey juga menjelaskan bahwa terdapat sejumlah saham yang telah bertahun-tahun berada di level Rp50 tanpa mencatatkan transaksi.

Kondisi ini menunjukkan harga Rp50 belum tentu menggambarkan nilai wajar atau fair value saham terkait.

Dengan dihapusnya aturan batas minimum harga saham Rp50, saham-saham itu kini memiliki ruang untuk bergerak dan mencari harga wajarnya melalui mekanisme pasar.

Meski demikian, proses pembentukan harga tersebut tidak berlangsung seketika. Pergerakan saham tetap mengikuti mekanisme perdagangan di BEI, termasuk ketentuan auto rejection.

69 Saham Terjun di Bawah Gocap

Jeffrey mengungkapkan sebanyak 69 saham diperdagangkan di bawah level Rp50 pada hari pertama penerapan kebijakan tersebut, Senin (28/9).

"Yang ada di harga Rp50 itu ada yang sudah bertahun-tahun di harga Rp50 tanpa ada transaksi. Artinya memang kesepakatan dari pelaku, dari investor yang mungkin memang fair value-nya tidak di Rp50 dan saat ini sedang mencari fair value-nya," ujar Jeffrey

Ia menegaskan pengaruh saham-saham tersebut terhadap pergerakan IHSG relatif terbatas. Sebelumnya, terdapat sekitar 20 saham yang berada di level Rp50, kemudian jumlahnya bertambah dengan saham dari Papan Pemantauan Khusus yang diperdagangkan di bawah Rp50.

Jeffrey juga menilai penerapan kebijakan harga minimum Rp1 pada hari pertama berjalan dengan baik. Proses tersebut berlangsung mulai dari tahap pre-opening, pembukaan pasar hingga perdagangan reguler.

Menurut dia, respons pelaku pasar terhadap penerapan kebijakan tersebut juga menunjukkan respons positif.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:52
05:30
02:10
01:44
06:53
13:24

Viral