News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Airlangga Sebut Laporan MSCI Tak Cerminkan Fundamental Ekonomi Indonesia

Salah satu aspek yang menjadi perhatian lembaga pemeringkat itu adalah pemenuhan batas minimum porsi saham yang beredar di publik (free float) sebesar 15 persen
Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:04 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara soal MSCI (Morgan Stanley Capital International).

Airlangga menilai laporan MSCI yang menyoroti pasar modal Indonesia tidak mencerminkan fundamental ekonomi maupun kinerja emiten.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya hanya tata kelola perdagangan saham yang masih perlu diperbaiki.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian lembaga pemeringkat itu adalah pemenuhan batas minimum porsi saham yang beredar di publik (free float) sebesar 15 persen.

“Bagi Indonesia yang penting ini bukan kaitannya dengan fundamental ekonomi, bukan juga dengan fundamental emiten tetapi lebih kepada governance daripada trading market khusus untuk saham yang free float,” kata Airlangga saat ditemui di kantornya di Jakarta, pada Jumat (23/10/2026).

Ia memastikan reformasi pasar modal masih terus berjalan.

Menurut dia, fundamental emiten yang tercatat di bursa masih baik dari sisi laba rugi maupun pembagian dividen. 

Tahapan dan perkembangan reformasi pasar modal nantinya perlu disampaikan kepada publik agar kemajuan pelaksanaannya dapat diketahui.

Namun, Airlangga mengakui masih terdapat sejumlah perusahaan yang belum memenuhi ketentuan free float sebesar 15 persen.

“Kita ada waktu sampai Juni tahun depan (2027). Dan tentu kemarin salah satu dalam roadmap kan kita juga mendorong adanya demutualisasi bursa. Jadi, itu tentu tahapan-tahapan itu yang perlu disampaikan ke publik dan juga progresnya disampaikan ke publik,” ujarnya.

Adapun MSCI saat ini membuka konsultasi dengan pelaku pasar terkait usulan perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia.

Periode konsultasi berlangsung hingga 30 April 2027, sedangkan keputusan akhir dijadwalkan diumumkan sebelum 30 Juni 2027.

MSCI menyatakan, rencana reklasifikasi akan tetap berlanjut apabila belum terdapat bukti yang jelas mengenai perbaikan tata kelola dan fungsi pasar modal Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak Januari 2026, MSCI membekukan sebagian perubahan indeks saham Indonesia menyusul kekhawatiran investor terhadap transparansi struktur kepemilikan saham dan dugaan perdagangan terkoordinasi.

Sebagai respons, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan sejumlah langkah reformasi, termasuk peningkatan keterbukaan informasi kepemilikan saham dan penyusunan peta jalan untuk menaikkan batas minimum free float menjadi 15 persen. (ant)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bisnis Sampah Sumut Naik Kelas, Berhasil Pangkas 5.070 Ton Emisi CO2 

Bisnis Sampah Sumut Naik Kelas, Berhasil Pangkas 5.070 Ton Emisi CO2 

Kolaborasi dalam pengelolaan sampah tidak cukup berhenti pada pertemuan atau kesepakatan di atas kertas. Kemitraan lintas sektor perlu diwujudkan melalui pening
Tak Cuma karena Dibantai Persija 1-5, Arema FC Ungkap Alasan Sebenarnya Pecat Marcos Santos

Tak Cuma karena Dibantai Persija 1-5, Arema FC Ungkap Alasan Sebenarnya Pecat Marcos Santos

Arema FC memecat Marcos Santos usai lima laga tanpa kemenangan dan kalah 1-5 dari Persija Jakarta. Manajemen mengungkap alasan lain di balik keputusan tersebut.
Viral Anak 10 Tahun di Subang Dilecehkan Tetangga Sendiri, RT dan Orang Desa Enggan Bantu Lapor ke Pihak Berwajib

Viral Anak 10 Tahun di Subang Dilecehkan Tetangga Sendiri, RT dan Orang Desa Enggan Bantu Lapor ke Pihak Berwajib

Kejadian tersebut terjadi pada 15 Oktober 2026 sekitar pukul 23.37 WIB, dimana pintu rumah lupa dikunci, sementara semua orang di rumah tersebut sudah tertidur.
Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Kapolsek Cakung, Kompol Andre Try Putra mengatakan korban pembacokan yang diketuai eks Kopassus itu yakni Muhammad Fahrul alias MF. Ternyata ini awal mulanya.
Viral Foto Diduga Mirip Dirinya, Ruben Onsu Tulis Pesan Tegas

Viral Foto Diduga Mirip Dirinya, Ruben Onsu Tulis Pesan Tegas

Ruben Onsu menanggapi polemik foto tak senonoh yang diduga mirip dirinya lewat unggahan Instagram. Ia menyinggung cerita bohong, tuduhan, dan framing.
Petaka Usai Dihancurkan Persija 1-5, Marcos Santos Resmi Dipecat sebagai Pelatih Arema FC

Petaka Usai Dihancurkan Persija 1-5, Marcos Santos Resmi Dipecat sebagai Pelatih Arema FC

Arema FC secara resmi mengambil langkah dengan memecat Marcos Santos dari kursi kepelatihan. Keputusan ini diambil setelah kekalahan telak 1-5 dari Persija.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
Selengkapnya

Viral