- Telkom
GoZero% Goes to Klangon, Telkom Bangun Ekosistem Keberlanjutan Berbasis Konservasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Jenis pohon yang ditanam meliputi jeruk keprok, kopi, dan sengon yang dipilih untuk mendukung penghijauan serta menjaga kelestarian lingkungan di kawasan Klangon.
Penanaman dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi musim dan tingkat keberhasilan tumbuh, serta dilengkapi pemeliharaan dan pengawasan agar pohon yang ditanam dapat tumbuh secara optimal.
Sementara itu, bagian lain dari rangkaian GoZero% Goes to Klangon menghadirkan fasilitas tempat sampah terpilah untuk organik, anorganik, residu, dan B3, serta fasilitas bank sampah.
Kehadiran fasilitas tersebut diikuti edukasi dan pendampingan kepada masyarakat untuk mendorong kebiasaan memilah sampah sejak dari sumbernya sekaligus mengenalkan pengelolaan sampah yang lebih terstruktur.
Pengelolaan sampah organik juga diperkenalkan melalui GoZero% Waste to Soil, berupa aktivitas pembuatan komposter sederhana bersama masyarakat.
Sampah organik yang terkumpul kemudian diolah menjadi kompos untuk dimanfaatkan kembali bagi tanaman di kawasan Klangon.
Titik kompos bersama ini diharapkan dapat menjadi ruang pembelajaran sekaligus fasilitas yang dapat dimanfaatkan dan dikelola masyarakat secara berkelanjutan.
Selain memperkuat aspek lingkungan, Telkom mengembangkan GoZero% EcoCamp Klangon sebagai kawasan camping ground yang mengedepankan prinsip ramah lingkungan.
Penerapan GoZero% Rules menjadi bagian dari pengelolaan kawasan, khususnya dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan area camping.
Sejumlah fasilitas pendukung turut dihadirkan, antara lain welcome gate, photospot, dan signage edukasi mengenai kawasan camping ground serta pengelolaan sampah bagi pengunjung.
Kehadiran fasilitas tersebut sekaligus memperkuat identitas Klangon sebagai destinasi wisata yang mengedepankan prinsip eco-friendly.
“Program ini juga memiliki potensi untuk mendorong ekonomi sirkular di Desa Wisata Klangon. Kami berharap peningkatan kunjungan wisata dapat ikut mendorong pendapatan masyarakat, yang kemudian dapat dikelola kembali untuk mendukung pengembangan fasilitas di kawasan ini. Dengan begitu, manfaat yang dihasilkan dapat terus berputar dan memberikan nilai bagi masyarakat,” jelas VP Sustainability Telkom Gunawan Wasisto Ciptaning Andri.
Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat memperluas keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus membangun praktik pengelolaan kawasan yang dapat dilanjutkan secara mandiri.
Inisiatif ini menjadi bagian dari implementasi aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) Telkom, khususnya melalui pilar Save Our Planet, yang mendorong hadirnya aksi nyata dengan manfaat bagi lingkungan sekaligus masyarakat.