- Istimewa
BRI Peduli Kenalkan Urban Farming Berbasis Komunitas Lewat BRInita, Ajak Jurnalis Turun Langsung Bertani di Kota
Dukungan tersebut kemudian diperluas pada 2026 dengan penambahan 28 jenis sarana dan perlengkapan. Bantuan itu mencakup kebutuhan budi daya tanaman, pengelolaan sampah, serta pengembangan pertanian terpadu melalui budidaya ikan dalam ember (budikdamber) dan budi daya ikan lele.
Lurah Pajajaran, Paridin, mengapresiasi kontribusi BRI dalam mendukung pemberdayaan masyarakat di wilayahnya. Menurutnya, pemanfaatan lahan kosong melalui kegiatan urban farming dapat mengubah area yang sebelumnya tidak produktif menjadi ruang yang memberikan nilai tambah bagi warga.
“Urban farming menjadi salah satu solusi untuk memaksimalkan lahan kosong agar lebih produktif. Kami sangat senang karena manfaat program tersebut tidak hanya dirasakan dari sisi pangan, tetapi juga dapat membuka peluang tambahan penghasilan dan usaha sekaligus memperkuat kebersamaan dan gotong royong masyarakat. Kami berharap sinergi yang sudah terbangun dapat terus berlanjut serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Pengalaman mengikuti kegiatan tersebut juga dirasakan oleh peserta BRI Fellowship Journalism 2026, Sylviani Salsabila Putri dari Kabar Cirebon. Ia menilai kegiatan ini memberikan perspektif berbeda bagi jurnalis karena mereka dapat menyaksikan secara langsung proses pemberdayaan masyarakat, bukan hanya memperoleh informasi melalui data atau pemaparan materi.
“Biasanya kami menerima informasi dari data, paparan, atau materi yang sudah disiapkan. Di sini kami bisa melihat langsung prosesnya, berinteraksi dengan masyarakat, bahkan ikut menanam dan memanen. Pengalaman seperti ini memberi konteks yang lebih kuat bagi kami sebagai jurnalis karena kami dapat memahami bagaimana urban farming dijalankan dan manfaatnya dirasakan oleh warga,” ujarnya.
Sementara itu, Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan bahwa BRInita merupakan salah satu bentuk pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli. Program ini mengintegrasikan pemberdayaan masyarakat, penguatan ketahanan pangan, serta kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan lahan di kawasan perkotaan.
Melalui kegiatan Fellowship Journalism Menanam, BRI juga ingin memberikan kesempatan kepada para jurnalis untuk melihat secara langsung keterlibatan masyarakat dalam mengelola program tersebut, mulai dari proses penanaman hingga pemanfaatan hasil panen.
“Melalui kegiatan ini, para jurnalis dapat melihat langsung bagaimana masyarakat terlibat sejak proses menanam hingga panen. Hasilnya kemudian dimanfaatkan untuk kebutuhan pangan keluarga, mendukung kegiatan sosial, maupun memberikan tambahan nilai ekonomi bagi warga,” ujar Dhanny.