news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilsutrasi kantor biro perjalanan..
Sumber :
  • Antara

Harga Tiket Naik dan Rupiah Melemah, Warga Indonesia Tak Berhenti ke Luar Negeri tetapi Ganti Destinasi

Cara masyarakat Indonesia bepergian ke luar negeri sedang berubah. Harga tiket pesawat yang terus naik dan nilai tukar rupiah yang melemah membuat sebagian orang menahan anggaran liburan, tetapi tidak sepenuhnya membatalkan rencana perjalanan.
Jumat, 4 September 2026 - 12:50 WIB
Reporter:
Editor :

Akses ke kawasan tersebut berpotensi semakin longgar. Presiden Kyrgyzstan Sadyr Japarov kembali mendorong gagasan visa tunggal Asia Tengah dalam pertemuan informal para pemimpin negara kawasan dan Azerbaijan di Cholpan-Ata, akhir Juli 2026. Kazakhstan dan Uzbekistan disebut mendukung usulan yang memungkinkan wisatawan menjelajahi beberapa negara dengan satu izin perjalanan itu, meski kesepakatannya belum masuk tahap pelaksanaan.

Kondisi pasar seperti inilah yang dihadapi operator perjalanan di dalam negeri. Salah satunya PT Traventour Cakrawala Indonesia, yang menyatakan telah melayani lebih dari 22.000 peserta perjalanan wisata internasional sejak beroperasi pada 2019. Capaian tersebut disampaikan manajemen melalui keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (30/8/2026).

Rute yang dilayani perusahaan tersebut mencerminkan pembagian pasar hari ini, yakni destinasi mapan seperti Jepang, Hong Kong-Makau, dan Singapura-Malaysia, berdampingan dengan kawasan Asia Tengah dan Kaukasus. Penambahan destinasi, menurut perusahaan, mempertimbangkan minat wisatawan sekaligus kesiapan operasional di lapangan.

Chief Executive Officer PT Traventour Cakrawala Indonesia Nurul Kamariah menyatakan, pengalaman menangani ribuan peserta menjadi dasar pembenahan layanan, mulai dari kurasi destinasi, penyusunan rute, hingga standar pelayanan pelanggan.

"Perjalanan bukan hanya tentang destinasi, tetapi juga tentang bagaimana pelanggan merasa nyaman dan mendapatkan pengalaman yang berkesan. Karena itu, kami terus mengevaluasi dan meningkatkan layanan agar dapat menjawab kebutuhan wisatawan Indonesia yang semakin beragam," ujar Nurul.

Perusahaan tersebut juga menyatakan tengah memfokuskan perhatian pada penguatan tata kelola dan kualitas pelayanan, dua hal yang dinilai menentukan hubungan jangka panjang dengan pelanggan maupun mitra perjalanan di negara tujuan.

"Kami ingin Traventour tumbuh bukan hanya dari jumlah perjalanan yang diselenggarakan, tetapi juga dari kualitas pengalaman dan kepercayaan yang diberikan pelanggan kepada kami," kata Nurul.

Di tengah pasar yang sedang berhemat, tantangan operator perjalanan tidak lagi sebatas menjual paket ke destinasi terkenal. Kemampuan membaca pergeseran selera dan menakar rute baru menjadi penentu siapa yang bertahan ketika wisatawan semakin selektif membelanjakan anggaran liburan.(chm)

 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:25
05:48
04:48
02:08
02:22
01:47

Viral