- YouTube dan pexels
Gak Perlu Takut Pusing dan Kolesterol, Makan Daging Kambing Sepuasnya Tetap Aman Kata dr Zaidul Akbar, Asalkan...
tvOnenews.com - Salah satu mitos yang berkembang di masyarakat menyebutkan bahwa ada kaitan erat antara konsumsi daging kambing dengan kolesterol.
Anggapan ini semakin diperkuat dengan pengalaman orang-orang yang mengaku pusing setelah makan daging kambing.
Namun, dr Zaidul Akbar justru menyebutkan bahwa tak ada masalah sama sekali dengan konsumsi daging kambing.
Makan daging kambing akan tetap aman dan sehat tanpa harus takut pusing serta kolesterol tinggi dengan syarat tertentu.
https://youtu.be/yNKvkPJl-tg
Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube dr Zaidul Akbar, berikut penjelasan tentang cara aman mengonsumsi daging kambing agar tak pusing dan kolesterol.
Berkaitan dengan mitos yang berkembang di masyarakat, daging kambing memang selalu dikaitkan dengan masalah kesehatan, salah satunya adalah kolesterol.
Itu sebabnya beberapa kalangan memilih untuk menghindari konsumsi daging kambing karena merasa pusing setelah memakannya.
Namun, bagaimana dengan umat Islam yang notabene memiliki satu hari spesial yaitu Idul Adha yang berisi semangat untuk menikmati hidangan serba daging.
Untuk menjawab seputar mitor daging kambing dan kolesterol, dr Zaidul Akbar secara sederhana mengungkapkan bahwa Nabi Muhammad sendiri menyukai daging kambing.
"Nabi kan suka," kata dr Zaidul Akbar.
Secara tidak langsung, dr Zaidul Akbar ingin menegaskan bahwa sebenarnya tak ada masalah dalam mengonsumsi daging kambing.
dr Zaidul Akbar menyarankan untuk melihat lagi bagaimana proses pengolahan daging kambing kurban tadi.
Apakah menggunakan bahan atau teknik memasak yang justru berbahaya bagi kesehatan.
"Mungkin garamnya yang bermasalah, mungkin bumbunya yang bermasalah," ujar dr Zaidul Akbar.
Maka jika sehabis konsumsi daging kambing lalu merasa pusing dan kolesterol naik, itu sebenarnya bukan karena dagingnya.
Melainkan disebabkan oleh teknik pengolahan yang kurang sehat.
"Tolonglah jangan kambing hitamkan kambing terus," ujar dr Zaidul Akbar.
"Kambing kan coba lihat wajahnya lucu, imut," sambungnya.
Dari sini dr Zaidul Akbar mengingatkan bahwa tak perlu khawatir mengonsumsi bahan makanan tertentu asalkan halal dan diolah dengan cara serta bahan yang sehat.
"Ibnu Qayyim mengatakan karakter seseorang itu mengikuti apa yang dia makan, kalau dia makan yang tidak halal maka karakternya sedikit banyak terpengaruh," kata dr Zaidul Akbar.
"Tidak heran di barat itu LGBT segala macam," lanjutnya.
Sekali lagi, dr Zaidul Akbar menyebutkan bahwa daging kambing itu sebenarnya bagus untuk kesehatan.
"Kambing itu bagus, susunya bagus, masaknya aja dibenerin, garamnya pakai yang sehat yang masih tinggi mineralnya," jelas dr Zaidul Akbar.
Kemudian jika memang sudah terlanjut pusing dan kolesterol naik usai makan daging kambing kurban, maka dr Zaidul Akbar menyarankan untuk mengonsumsi beberapa bahan herbal.
Mulai dari minyak zaitun hingga minuman rempah dari jahe hingga kunyit.
Bawang-bawangan juga disebut oleh mampu atas kolesterol tinggi setelah makan daging kambing.
(far)
Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini