- YouTube Dunia Ade Rai
Siapa Bilang Konsumsi Gula Tidak Boleh dan Bikin Masalah Kesehatan? Ade Rai Bilang Justru Hal itu Berpotensi Bagi Tubuh Menciptakan...
Dengan mengurangi konsumsi karbohidrat dan gula, tubuh akan lebih stabil dalam mengatur energi dan insulin, sehingga rasa lapar lebih terkendali.
Selain itu, mengurangi konsumsi gula juga berpengaruh terhadap tingkat fokus dan energi.
Gula memang memberikan dorongan energi yang cepat, tetapi setelah itu tubuh cenderung merasa lemas karena kadar gula darah turun drastis.
Ade Rai menjelaskan bahwa dengan mengurangi gula, tubuh justru menjadi lebih bugar dan fokus.
"Kenapa dengan kita kurangin karbo dan kurangin gula, kita nggak gampang lemes dan malah jadi lebih fokus?" ujarnya.
Hal ini terjadi karena tubuh mulai menggunakan lemak sebagai sumber energi, bukan lagi gula.
Proses ini disebut dengan metabolic switch, di mana tubuh beralih dari menggunakan glukosa menjadi menggunakan lemak sebagai bahan bakar utama.
Kondisi ini membuat energi yang dihasilkan lebih stabil dan tahan lama, sehingga tubuh tidak mudah merasa lelah.
Kulit Lebih Cerah dan Bersih
Selain memberikan efek positif pada energi dan fokus, Ade Rai juga menyebutkan bahwa mengurangi gula dapat memperbaiki kondisi kulit.
Gula diketahui dapat memicu peradangan di dalam tubuh, yang pada akhirnya berpengaruh pada kesehatan kulit.
Dengan mengurangi konsumsi gula, peradangan akan berkurang, sehingga kulit tampak lebih cerah dan bersih.
"Kulit kita jadi lebih bagus karena tubuh kita nggak hanya bergantung pada gula, tapi mulai mendapat nutrisi dari sumber yang lebih sehat," kata Ade Rai.
Kulit yang lebih sehat juga disebabkan oleh perbaikan proses metabolisme dalam tubuh.
Ketika gula berkurang, tubuh akan lebih banyak mengonsumsi makanan bergizi lainnya yang memberikan nutrisi penting untuk kulit.
Hal ini menjadikan kulit lebih ternutrisi dan terhindar dari masalah-masalah seperti jerawat atau kulit kusam yang sering kali dipicu oleh konsumsi gula berlebihan.
"Mengurangi gula membantu mengurangi peradangan, terutama di persendian, sehingga kita bisa bergerak lebih leluasa tanpa rasa sakit," ungkap Ade Rai.
Ade Rai juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan otak dengan pola makan rendah gula.
"Ini ada hubungannya dengan kesehatan otak, ginjal, dan liver. Tubuh kita akan berfungsi lebih baik jika kita mengurangi gula," jelasnya.