GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kenapa Cuaca Panas Bikin Tubuh Mudah Drop? Dokter Jelaskan Alasan dan Cara Pencegahannya

Cuaca panas ekstrem bisa bikin tubuh mudah lemas hingga picu penyakit. Simak penjelasan lengkap dokter dan cara mencegah tubuh mudah drop saat cuaca panas.
Selasa, 24 Maret 2026 - 15:15 WIB
ilustrasi sakit
Sumber :
  • pexels.com/RDNE Stock project

tvOnenews.comCuaca panas ekstrem kini tengah dirasakan di berbagai wilayah Indonesia.

Suhu tinggi tidak hanya menimbulkan rasa gerah dan berkeringat, tetapi juga bisa membuat tubuh terasa lemas, pusing, bahkan sakit kepala.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi ini kerap terjadi sejak pagi hingga malam hari, sehingga tubuh sulit mendapatkan waktu untuk beristirahat dari paparan panas.

Kenapa Cuaca Panas buat Tubuh Mudah Sakit?

ilustrasi kepanasan
ilustrasi kepanasan
Sumber :
  • pexels.com/cottonbro studio

Menurut dr. Bambang Dwiputra, SpJP(K), FIHA, spesialis jantung dan pembuluh darah, melalui program Hidup Sehat tvOne cuaca panas memang dapat berdampak langsung pada kondisi tubuh.

"Jadi, memang cuaca panas itu mengakibatkan pelebaran dari pembuluh darah di badan kita dan pada saat terjadi pelebaran pembuluh darah tersebut, darah kita akan tertarik gaya gravitasi ke bawah, sehingga otak kita akan kekurangan oksigen," jelasnya.

Kondisi inilah yang menyebabkan seseorang merasa pusing hingga berisiko pingsan.

Selain itu, suhu panas juga meningkatkan risiko dehidrasi. Tubuh kehilangan lebih banyak cairan melalui keringat, sehingga jika tidak diimbangi dengan asupan air yang cukup, kondisi ini bisa memperparah rasa lemas.

Dehidrasi juga menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh, yang bisa memicu kram otot, terutama di bagian lengan dan kaki.

Tak hanya itu, cuaca panas ekstrem juga berkaitan dengan kondisi yang dikenal sebagai heat illness.

"Jadi, pada saat cuaca panas dan terjadi kondisi kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi tadi, elektrolit atau garam-garam di dalam tubuh kita juga ikut berkurang. Dan itu manifestasinya adalah sebagai kram otot kalau di tubuh kita," kata dr. Bambang.

Lebih lanjut, dr. Bambang menyebut, jika tidak ditangani, kondisi ini bisa berkembang menjadi lebih serius.

Yang lebih mengkhawatirkan, paparan panas berkepanjangan juga dapat memengaruhi tekanan darah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya, tubuh merespons panas dengan menurunkan tekanan darah. Namun, jantung kemudian bekerja lebih keras untuk mengimbanginya.

Dalam jangka panjang, hal ini justru bisa memicu tekanan darah tinggi, bahkan meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, hingga gagal jantung.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Mauricio Souza Keberatan Keputusan Wasit FIFA Usai Persija Kena Comeback Persib

Mauricio Souza Keberatan Keputusan Wasit FIFA Usai Persija Kena Comeback Persib

Persija Jakarta kalah dengan skor 1-2 dari Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026). 
Dedi Mulyadi Soroti Alih Fungsi Lahan di Dataran Tinggi, Bupati Cianjur: Ini Sangat Mengkhawatirkan

Dedi Mulyadi Soroti Alih Fungsi Lahan di Dataran Tinggi, Bupati Cianjur: Ini Sangat Mengkhawatirkan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi meluncurkan program preventif untuk mengatasi banjir di wilayah dataran tinggi Cianjur. 
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Mauricio Souza Keberatan Keputusan Wasit FIFA Usai Persija Kena Comeback Persib

Mauricio Souza Keberatan Keputusan Wasit FIFA Usai Persija Kena Comeback Persib

Persija Jakarta kalah dengan skor 1-2 dari Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026). 
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT