- Istimewa
Mahal Bukan Berarti Bagus, Begini Cara Memilih Susu Formula yang Tepat untuk Buah Hati
Panduan Memilih Susu Formula yang Tepat
- Istimewa
Terkait pemilihan susu formula, dr Jeffry mengingatkan agar orang tua memahami jenis-jenis susu formula yang tersedia.
Secara umum, susu formula terbagi menjadi susu berbasis protein sapi dan susu berbasis kedelai (soya).
Pada susu formula berbasis sapi, terdapat dua komponen protein utama, yakni whey dan kasein. Whey merupakan protein yang lebih mudah dicerna oleh bayi.
“Kalau memilih susu formula sapi, perhatikan perbandingan proteinnya. Idealnya 60 persen whey dan 40 persen kasein agar tidak memberatkan pencernaan bayi,” jelasnya.
Sementara itu, bagi anak yang mengalami alergi protein susu sapi—ditandai dengan ruam kemerahan, diare, kembung, atau sering muntah—disarankan beralih ke susu formula berbasis kedelai.
Selain itu, terdapat pula susu formula rendah laktosa atau bebas laktosa yang ditujukan bagi bayi dengan intoleransi laktosa. Gejala intoleransi ini biasanya berupa perut kembung, muntah, dan feses berlendir kehijauan.
Tidak Harus Mahal, yang Penting Cocok
dr Jeffry menekankan bahwa memilih susu formula tidak semata-mata soal merek atau harga. Menurutnya, mahal belum tentu cocok untuk setiap anak.
“Setiap anak berbeda. Ada yang penyerapannya bagus, ada yang tidak. Yang penting sesuai usia dan cocok dengan kondisi tubuh si kecil,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar susu formula selalu disesuaikan dengan rentang usia anak karena kebutuhan nutrisi bayi 0–6 bulan berbeda dengan anak usia satu tahun atau tiga tahun.
Jika setelah pemberian susu formula muncul tanda-tanda tidak cocok, orang tua dianjurkan segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan rekomendasi yang tepat.
“Masa dua tahun pertama adalah golden period perkembangan otak anak. Nutrisi sangat menentukan tumbuh kembang dan kecerdasannya,” pungkas dr Jeffry.
BPOM Tarik Susu Formula Nestle
Terbaru, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memerintahkan PT Nestlé Indonesia menghentikan distribusi susu formula S-26 Promil Gold pHPro 1 untuk bayi usia 0–6 bulan.
Langkah ini diambil menyusul notifikasi dari European Union Rapid Alert System for Food and Feed (EURASFF) terkait potensi risiko keamanan pangan.