Suami Tidak Sengaja Minum ASI Istri saat Berhubungan, Apakah Otomatis Jadi Anak Susuannya? Begini Kata Buya Yahya
- dok.ilustrasi unsplash/omar lopez
Jakarta, tvOnenews.com- ASI atau air susu ibu diperuntukkan sebagai asupan bayi. Namun tidak menutup kemungkinan sebagai pasangan, suami ingin tahu rasanya.
Mengingat menyenangkan suami bagian kewajiban istri. Apalagi soal urusan ranjang. Lantas, bagaimana hukum suami menelan ASI?.
Pertanyaan tersebut, muncul di tengah ceramah Buya Yahya. Ada yang bertanya, suami minum ASI istri, apakah diperbolehkan dalam Islam?.

- YouTube Al Bahjah TV
Pendakwah Indonesia, Buya Yahya pun menjelaskan kalau minum ASI dalam Islam ada anjuran dan batasan usianya.
Sebagaimana diketahui, ASI adalah air susu ibu yang biasa diberikan kepada anak. Batasan usianya dalam Islam diberi pada usia bayi baru lahir sampai 2 tahun.
"Menyusui itu batasnya hanya usia 2 tahun, itu hak anak. Artinya kalau ingin menyempurnakan masa persusuannya sampai umur 2 tahun," ujar Buya, dikutip dari YouTube Al Bahjah TV, Minggu (15/2).
Penjelasan tersebut, sebagaimana disampaikan oleh Allah SWT dalam firman-Nya
۞ وَالْوٰلِدٰتُ يُرْضِعْنَ اَوْلَادَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ لِمَنْ اَرَادَ اَنْ يُّتِمَّ الرَّضَاعَةَ ۗ وَعَلَى الْمَوْلُوْدِ لَهٗ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوْفِۗ لَا تُكَلَّفُ نَفْسٌ اِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَا تُضَاۤرَّ وَالِدَةٌ ۢبِوَلَدِهَا وَلَا مَوْلُوْدٌ لَّهٗ بِوَلَدِهٖ وَعَلَى الْوَارِثِ مِثْلُ ذٰلِكَ ۚ فَاِنْ اَرَادَا فِصَالًا عَنْ تَرَاضٍ مِّنْهُمَا وَتَشَاوُرٍ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِمَا ۗوَاِنْ اَرَدْتُّمْ اَنْ تَسْتَرْضِعُوْٓا اَوْلَادَكُمْ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ اِذَا سَلَّمْتُمْ مَّآ اٰتَيْتُمْ بِالْمَعْرُوْفِۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ
Load more