- Kolase tvOnenews.com / YouTube MAIA ALELDUL TV / Instagram @gosip_danu
Kalbu Wardatina Mawa Masih Terluka, Kuasa Hukum Ungkap Alasan Ogah Berdamai dengan Inara Rusli dan Insanul Fahmi
tvOnenews.com - Kasus yang melibatkan Wardatina Mawa, Inara Rusli, dan Insanul Fahmi terus menjadi sorotan publik. Hingga kini, Wardatina Mawa menegaskan sikapnya untuk menutup pintu damai terhadap Inara Rusli dan Insanul Fahmi.
Bahkan, untuk sekadar bertemu pun, ia mengaku belum sanggup. Rasa kecewa yang mendalam membuatnya memilih melanjutkan proses hukum yang tengah berjalan.
Sikap tegas Wardatina Mawa ini terungkap setelah kuasa hukumnya angkat bicara mengenai perkembangan laporan polisi yang telah dilayangkan kliennya.
Diketahui, tiga hari lalu Inara Rusli telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya terkait laporan dugaan perselingkuhan dan perzinahan yang dilaporkan oleh Wardatina Mawa.
Pemeriksaan tersebut menjadi salah satu rangkaian proses hukum yang kini sedang berjalan.
Menanggapi hal tersebut, pihak Wardatina Mawa melalui kuasa hukumnya menegaskan bahwa hingga saat ini kliennya belum siap untuk membuka ruang perdamaian.
Menurut mereka, kondisi psikologis Wardatina Mawa masih sangat terluka akibat tindakan yang dilakukan oleh Insanul Fahmi dan Inara Rusli. Pengkhianatan yang terjadi membuat luka batin tersebut belum pulih sepenuhnya.
Kuasa hukum Wardatina Mawa menyebutkan bahwa kliennya merasa cinta sucinya kepada Insanul Fahmi telah dikhianati.
Perasaan kecewa dan terluka itu masih membekas hingga sekarang, sehingga dibutuhkan waktu bagi Wardatina Mawa untuk memulihkan diri. Oleh karena itu, pintu damai pun masih tertutup rapat.
Kuasa hukum Wardatina Mawa, Dharma Praja Pratama, menyampaikan bahwa sejauh ini belum ada komunikasi apa pun dari pihak Inara Rusli maupun kuasa hukumnya.
Hal tersebut semakin menguatkan keputusan Wardatina Mawa untuk tetap fokus pada proses hukum.
Kuasa hukum Wardatina Mawa, Dharma Praja Pratama. (Sumber: YouTube Intens Investigasi)
“Saya sih baru mengetahui memang kemarin ya dari media juga, karena memang belum ada dari lawyernya pihak Inara atau penyidik yang menghubungi ke saya gitu. Jadi ya kalau memang dari pihak Inara mau ada menghubungi ke kami ya kami terima gitu. Jika ada yang mau menghubungi ya sampai sekarang belum ada sih,” ujar Dharma Praja Pratama dalam keterangannya yang diunggah oleh YouTube Intens Investigasi (15/1/2026).