- Tim TvOne - Sri Cahyani Putri
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Ini 7 Tips Memilih Daycare yang Aman
tvOnenews.com - Kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha, Yogyakarta, menjadi pengingat keras bahwa memilih tempat penitipan anak tidak bisa dilakukan secara sembarangan.
Peristiwa yang terungkap setelah penggerebekan pada Jumat (24/4/2026) itu mengejutkan publik, terlebih karena melibatkan bayi sebagai korban.
Daycare yang berlokasi di kawasan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta tersebut kini tengah dalam penanganan aparat.
Kapolresta Yogyakarta, Eva Guna Pandia, menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah menetapkan 13 tersangka.
Mereka berasal dari berbagai peran, mulai dari kepala yayasan, kepala sekolah, hingga pengasuh.
Fakta lain yang tak kalah memprihatinkan diungkap oleh DP3AP2KB Kota Yogyakarta.
Melalui keterangannya, Kepala dinas Retnaningtyas menyebut daycare tersebut tidak memiliki izin operasional alias ilegal.
Hal ini memperkuat dugaan bahwa pengawasan dan standar keamanan di tempat tersebut sangat lemah.
- Tim TvOne - Sri Cahyani Putri
Pentingnya Memilih Daycare Secara Cermat
Kasus ini bukan yang pertama terjadi, dan sayangnya bisa terulang jika orang tua tidak memiliki informasi yang cukup.
Berdasarkan berbagai penelitian di bidang perkembangan anak, termasuk rekomendasi dari UNICEF dan American Academy of Pediatrics, kualitas pengasuhan di usia dini sangat berpengaruh terhadap perkembangan emosional, sosial, hingga kognitif anak.
Lingkungan yang tidak aman atau penuh tekanan dapat meningkatkan risiko trauma jangka panjang pada anak, bahkan jika mereka belum mampu mengungkapkannya secara verbal.
Tips Memilih Daycare yang Aman dan Berkualitas
Agar kejadian serupa tidak menimpa keluarga lain, berikut beberapa tips memilih daycare yang aman:
1. Verifikasi Izin dan Legalitas
Pastikan daycare memiliki izin resmi dari instansi terkait.
Tempat penitipan anak yang legal biasanya telah melalui proses verifikasi standar keamanan dan kelayakan.
2. Perhatikan Rasio Pengasuh dan Anak
Menurut American Academy of Pediatrics, rasio ideal pengasuh terhadap bayi adalah sekitar 1:3 atau 1:4.
Rasio yang terlalu besar berpotensi membuat pengawasan tidak optimal.
3. Telusuri Reputasi dan Ulasan
Cari tahu pengalaman orang tua lain. Testimoni, ulasan online, hingga rekomendasi dari komunitas bisa menjadi indikator penting.
4. Pahami Aturan dan Sistem Pengawasan
Daycare profesional biasanya memiliki aturan tertulis, termasuk prosedur darurat, jam operasional, hingga kebijakan disiplin.
Adanya CCTV yang bisa diakses orang tua juga menjadi nilai tambah.
5. Cek Lingkungan Fisik
Pastikan lingkungan bersih, aman, dan ramah anak.
Tidak ada benda berbahaya, ventilasi baik, serta area bermain yang sesuai usia.
6. Evaluasi Program Pembelajaran
Daycare bukan sekadar tempat menitipkan anak, tapi juga tempat stimulasi perkembangan.
Pilih yang memiliki program edukatif sesuai usia.
7. Pastikan Visi dan Misi Sejalan
Nilai-nilai yang diterapkan daycare sebaiknya selaras dengan pola asuh keluarga, termasuk dalam hal disiplin, komunikasi, dan pendekatan terhadap anak.
Peran Orang Tua Tetap Utama
Di atas segalanya, keterlibatan orang tua tetap menjadi faktor paling penting.
Rutin memantau kondisi anak, membangun komunikasi dengan pengasuh, serta peka terhadap perubahan perilaku anak bisa menjadi langkah awal mendeteksi hal-hal yang tidak diinginkan.
Kasus Daycare Little Aresha menjadi pelajaran penting bahwa keamanan anak tidak boleh dikompromikan.
Memilih daycare bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga soal keselamatan dan masa depan anak. (gwn)