news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi - Overthinking atau cemas berlebihan sebelum tidur.
Sumber :
  • Gemini Generated AI

Sering Overthinking di Malam Hari? Ternyata Ini Adalah Obat Antidepresan Terbaik Menurut dr Zaidul Akbar

Pernahkah Anda merasa isi kepala menjadi sangat bising justru saat suasana sekitar sedang sunyi senyap? Bagi manusia modern malam hari sering kali overthinking
Kamis, 30 April 2026 - 21:48 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com – Pernahkah Anda merasa isi kepala menjadi sangat bising justru atau overthinking saat suasana sekitar sedang sunyi senyap? Bagi manusia modern, malam hari sering kali menjadi medan perang paling sunyi bagi kesehatan mental. 

Di atas kasur yang empuk, dada mendadak sesak oleh overthinking, cemas memikirkan hari esok dan takut pada hal-hal yang belum tentu terjadi.

Namun, tahukah Anda bahwa Allah SWT telah mendesain "klinik penyembuhan jiwa" yang luar biasa, terutama di bulan suci Ramadan lalu, menurut dr Zaidul Akbar jawabannya ada pada indahnya ibadah salat malam atau tarawih.

dr. Zaidul Akbar
Sumber :
  • YouTube/drzaidulakbarofficial

Secara etimologi, para ulama menjelaskan bahwa kata "Tarawih" berasal dari akar kata tarwihah yang bermakna istirahat, relaksasi, atau jeda untuk bernapas lega.

"Inilah paradoks yang indah. Logika manusia mungkin berkata bahwa berdiri berlama-lama setelah lelah bekerja seharian adalah sebuah siksaan fisik. Namun, logika langit berkata sebaliknya," katanya dikutip dari Youtube dr Zaidul Akbar Official.

Kita diminta menguras sisa tenaga fisik agar pikiran yang overheating akibat urusan dunia justru bisa diistirahatkan dalam ketenangan salat.

Masih menurut dr Zaidul Akbar, keajaiban salat tarawih dan salat malam ternyata bisa dibedah secara keilmuan saraf atau neurosains.

Ilustrasi doa dalam sujud shalat
Sumber :
  • iStockPhoto

Saat seseorang berdiri tenang dan mendengarkan ayat-ayat suci Al-Qur'an dibacakan, gelombang otaknya perlahan turun dari level Beta (stres/aktif) menuju Alfa dan Teta yang sangat rileks.

Puncaknya terjadi saat kening Anda menyentuh bumi dalam sujud yang panjang. Secara ilmiah, pada detik itu gravitasi menarik aliran darah segar yang kaya oksigen langsung menuju prefrontal cortex (otak bagian depan).

Area tersebut adalah bagian otak yang bertugas memproses rasa cemas, depresi, hingga ketakutan.

Sujud menjadi posisi antidepresan terbaik yang didesain langsung oleh Sang Pencipta tanpa bahan kimia maupun efek samping.

Saat seorang hamba menangis dalam sujudnya, Allah SWT sejatinya sedang mematikan "saklar kepanikan" di dalam otaknya. Segala beban yang memberatkan pundak dan trauma yang mencekik seolah luruh ditarik oleh bumi.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:19
01:18
05:01
01:45
01:05
01:11

Viral