news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Potret dr Zaidul Akbar.
Sumber :
  • YouTube/dr. Zaidul Akbar Official

Memangnya Penyakit Ain Benar-benar Ada? Begini Kata dr Zaidul Akbar

Pakar kesehatan sunnah dr. Zaidul Akbar memberikan peringatan keras mengenai sebuah pintu gerbang menuju kehancuran yang tak kasat mata: Penyakit Ain. Ain itu -
Selasa, 12 Mei 2026 - 21:51 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com – Di zaman sekarang, kebahagiaan seolah belum dianggap "sah" jika belum dipajang di etalase media sosial. Mulai dari momen romantis bersama pasangan, kelucuan anak-anak, hingga pencapaian karier, semua terekspos untuk dilihat ribuan pasang mata.

Namun, di balik riuhnya pujian dan "like", pakar kesehatan sunnah dr. Zaidul Akbar memberikan peringatan keras mengenai sebuah pintu gerbang menuju kehancuran yang tak kasat mata: Penyakit Ain.

"Ain itu nyata, bukan mitos dan bukan klenik. Rasulullah SAW bahkan menegaskan dalam hadis riwayat Muslim, Al 'Ainun Haqun, bahwa Ain itu benar adanya," tegas dr. Zaidul Akbar dalam penjelasannya.

dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube dr Zaidul Akbar Official

Apa Itu Penyakit Ain?

Secara spiritual dan rasional, dr. Zaidul Akbar mengibaratkan Ain seperti radiasi emosi atau gelombang transfer energi negatif. Energi ini melesat melalui pandangan mata seseorang yang didasari rasa iri, dengki, atau bahkan rasa kagum yang berlebihan namun luput dari mengingat Allah SWT (tidak mengucap Masya Allah).

Dampaknya tidak main-main. dr. Zaidul mengutip hadis yang menyebutkan bahwa mayoritas umat Nabi Muhammad meninggal setelah takdir Allah adalah karena Ain.

"Ain bisa memasukkan seorang laki-laki sehat ke liang kubur, dan bisa memasukkan seekor unta yang kuat ke dalam kuali (mati)," tambahnya menggambarkan dahsyatnya kerusakan akibat tatapan mata yang salah.

Pernahkah Anda merasa sangat lelah padahal tidak beraktivitas berat? Atau mungkin anak yang sehat tiba-tiba rewel tanpa sebab medis yang jelas?

Menurut dr. Zaidul, itu bisa jadi adalah "sampah emosi" yang harus diproses oleh sistem saraf kita akibat paparan pandangan mata orang lain.

"Saat Anda membiarkan kehidupan personal ditatap ribuan mata secara bebas, Anda membiarkan sel-sel tubuh menahan beban radiasi hasad dari orang yang hatinya mungkin sedang terluka melihat kebahagiaan Anda," jelasnya. Akibatnya, sistem imun bisa runtuh dan rumah tangga pun bisa terasa panas penuh amarah.

Al-Quran yang ditulis tangan, ada di Masjid Al-Mustofa, Kota Bogor.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Aldi Herlanda

Terapi Al-Qur'an dan Cara Membentengi Diri

dr. Zaidul Akbar memberikan solusi indah yang diambil dari kisah Nabi Yakub AS dalam surat Yusuf.

Saat melepas anak-anaknya yang tampan ke Mesir, Nabi Yakub berpesan agar mereka tidak masuk dari satu pintu yang sama, melainkan dari pintu-pintu yang berbeda untuk menghindari Ain.

Berikut adalah tips dari dr. Zaidul Akbar untuk menghindari Ain:

1. Jangan Pamer di Satu Etalase: Tidak semua kenikmatan harus diposting. Ada kebahagiaan yang justru lebih aman jika disembunyikan untuk menjaga hati orang lain.

2. Kembalikan Pujian pada Allah: Pastikan setiap pencapaian yang terlihat tetap membuat orang yang melihatnya mengingat Sang Pencipta.

3. Bentengi dengan Doa: Hafalkan dan amalkan doa perlindungan yang diajarkan Nabi SAW:

"U'idzukuma bikalimatillahit tammah, min kulli syaithonin wa hammah, wa min kulli 'ainin lammah."

(Aku lindungi kalian dengan kalimat Allah yang sempurna dari setiap setan, binatang berbisa, dan pandangan mata yang jahat).

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:10
01:22
05:11
01:38
03:33
22:38

Viral