- Azmi Samsul M.-Antara
Waduh, Ratusan Orang Diungsikan Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin, Apakah Bisa Memicu Penyakit Serius?
Jakarta, tvOnenews.com- Buntut dari kebakaran TPA Jatiwaringin sebanyak ratusan warga diungsikan. Tindakan ini dilakukan sebagai langkah penyelamatan karena terpapar asap, apakah bisa memicu penyakit serius?.
- Antara
Dalam keterangannya, kurang lebih 102 orang tersebut merupakan ibu hamkl dan anak-anak. Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik di Tangerang, Selasa, mengatakan dari belasan warga yang terdampak telah dievakuasi ke kantor desa setempat.
"Yang terdampak asap cuman rata-rata ibu-ibu dan anak-anak. Mereka kami evakuasi ke kantor desa sebagai lokasi aman dari asap kebakaran," katanya dalam antara, Senin (6/7).
Seperti diketahui, TPA merupakan Tempat Pembuangan Akhir yang berlokasi di Jatiwaringin, Tangerang, Banten. Kebakaran ini terjadi sejak Selasa (30/6).
Sehubungan dengan peristiwa ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menetapkan status tanggap darurat bencana kebakaran selama 14 hari, terhitung mulai 1 Juli 2026.
Melihat kebakaran yang meluas hingga beberapa hektar. Jumlah warga yang dievakuasi pun bertambah sampai 102 warga.
Upaya evakuasi terhadap belasan warga ini dilakukan sebagai mengantisipasi dampak bahaya dari insiden kebakaran lokasi pembuangan sampah tersebut.
"Kami berupaya untuk memadamkan api jangan sampai meluas, begitu. Walaupun titik apinya agak sulit, tapi minimal tidak meluas ke daerah sekitarnya," kata Achmad Taufik.
Ia mengatakan hingga pada pukul 21.25 WIB kebakaran TPA Jatiwaringin meluas menjadi lima hektare.
"Kurang lebih tadi dengan dari Dinas LH, sekitar empat sampai lima hektare," tuturnya.
- Azmi Samsul M.-Antara
Apakah Bisa Memicu Penyakit Serius?
Sejauh ini kebakaran TPA Jatiwaringin terus diupayakan, sebab beragamnya jenis sampah dan jumlah besar menjadi tantangan dalam memadamkan sumber api.
Akibat kebakaran ini, sebanyak 102 warga telah diungsikan karena mencegah terpapar oleh asap dsri kebakaran TPA Jatiwaringin.
Dengan begitu, Praktisi Kesehatan Masyarakat, dr. Ngabila Salama menjelaskan asap dari kebakaran TPA bisa mengganggu kesehatan.
Apabila ada paparan berulang, maka bisa meningkatkan risiko pada penyakit yang berdampak dalam jangka panjang seperti gangguan jantung dan paru-paru atau penyakit berhubungan saluran pernafasan.
"Paparan berulang dapat meningkatkan risiko ISPA, pneumonia, serangan asma, penurunan fungsi paru, hingga meningkatkan risiko gangguan jantung pada kelompok berisiko," katanya kepada tvOnenews.com, Minggu (5/7).