news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Penyakit Jantung dan Kepala BGN, Nanik S Deyang.
Sumber :
  • Istimewa tvOnenews.com

Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur karena Penyakit Jantung, Kenali 3 Gejala Awal yang Tak Boleh Diabaikan

Penyakit Jantung menjadi alasan Kepala BGN Nanik S. Deyang mundur. Kenali tiga gejala awal penyakit jantung menurut dokter agar tidak terlambat ditangani.
Rabu, 22 Juli 2026 - 10:42 WIB
Reporter:
Editor :

"Debar-debar itu belum tentu itu adalah sebuah penyakit jantung, gangguan jantung. Hanya ada berdebar itu kalau sampai pingsan, sampai gelap matanya, sampai diajak ngomong enggak bisa, nah ini berarti penyakit jantung yang berat, ada gangguan irama jantung ringan maupun berat," terang dr. Vito Damay.

Ia menambahkan bahwa gangguan irama jantung yang berat memerlukan pemeriksaan dan penanganan khusus agar tidak berkembang menjadi kondisi yang membahayakan.

"Kalau yang ringan enggak apa-apa, kalau yang berat itu perlu penanganan khusus, perlu pengobatan khusus, perlu pendeteksi khusus juga alatnya, jadi lain-lain nanti ya," lanjut dr. Vito Damay.

Cara Menjaga Kesehatan Jantung

Selain mengenali gejalanya, dr. Vito Damay juga membagikan beberapa langkah untuk menjaga kesehatan jantung, terutama bagi orang yang pernah menjalani kateterisasi jantung dan hasil pemeriksaannya dinyatakan normal.

"Jadi memang orang yang sudah pernah dikateterisasi jantung itu biasanya orang yang pernah dicurigai serangan jantung atau punya potensi serangan jantung sehingga sudah pernah melalui pemeriksaan dan dicurigai kemungkinan ada penyempitan dalam pembuluh jantung ini. Nah, karena itu syukur apabila sudah dikateterisasi ternyata hasilnya baik, normal, berarti memang artinya kecurigaan itu tidak terbukti saat itu," jelas dr. Vito Damay.

Menurutnya, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menjaga tekanan darah tetap normal agar tidak mengalami hipertensi.

"Pertama, jaga supaya tekanan darah selalu terkontrol baik, jadi tidak boleh hipertensi," ujar dr. Vito Damay.

Selain itu, masyarakat juga dianjurkan rutin memeriksa kadar kolesterol, khususnya kolesterol jahat, agar tetap berada pada angka yang optimal.

"Yang kedua, jaga kolesterol, cek kolesterol, terutama kolesterol yang jahat, dan pastikan nilainya harus nilai optimal," lanjutnya.

Tak kalah penting, kadar gula darah juga harus dijaga tetap normal karena diabetes merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit jantung koroner.

"Yang berikutnya adalah jaga gula darah tetap normal. Gula darah yang tinggi atau diabetes adalah faktor yang paling bisa menyebabkan seseorang punya plak atau penyakit jantung koroner sehingga kemudian hari risiko penyakit jantung, stroke, serangan jantung itu sangat tinggi," kata dr. Vito Damay.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:03
49:31
09:12
01:09
02:15
07:31

Viral