- dok.tvone/ ilustrasi influenza A by Farhan Erlangga
Gejala-gejala Influenza A, Jangan Anggap Remeh Ini Perbedaanya dengan Flu Biasa
Jakarta, tvOnenews.com - Penyakit flu sering dianggap sebagai gangguan kesehatan ringan karena umumnya dapat sembuh dalam beberapa hari.
Namun, tidak semua infeksi influenza memiliki gejala yang sama dan pada kondisi tertentu dapat berkembang menjadi komplikasi serius.
Influenza umumnya diawali dengan gejala yang muncul secara tiba-tiba, seperti demam, badan terasa pegal, sakit tenggorokan, batuk, hingga hidung tersumbat. Karena gejalanya kerap dianggap ringan, sebagian orang memilih tidak memeriksakan diri ke dokter.
Padahal, mengenali gejala influenza sejak dini penting agar penanganan dapat dilakukan secara tepat, terutama pada kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) hingga 19 September 2026, proporsi spesimen positif influenza di Indonesia mencapai 46 persen pada minggu ke-36. Angka tersebut meningkat dibandingkan minggu sebelumnya yang berada di level 35 persen.
Pada periode tersebut, sebanyak 86 dari 185 spesimen yang diperiksa terdeteksi positif influenza. Kasus tersebut terdiri atas 76 influenza A (H1N1) pdm09, delapan influenza A (H3N2), dan dua influenza B (Victoria).
Data Kemenkes juga menunjukkan bahwa 42 persen kasus influenza yang terdeteksi pada periode tersebut terjadi pada kelompok usia 0-4 tahun.
Meski proporsi positif mengalami peningkatan, Kemenkes mencatat aktivitas influenza secara keseluruhan masih berada dalam kategori rendah.
Perbedaan Influenza A dan Flu Biasa
Influenza disebabkan oleh virus yang terdiri atas empat tipe, yakni influenza A, B, C, dan D. Influenza A dan B merupakan tipe yang paling umum beredar dan menyebabkan influenza musiman pada manusia.
Influenza A juga merupakan satu-satunya tipe influenza yang diketahui pernah menyebabkan pandemi.
Berbeda dengan flu biasa yang umumnya berkembang secara bertahap dan cenderung ringan, influenza dapat menimbulkan gejala yang lebih berat dan berisiko menyebabkan komplikasi, seperti pneumonia dan gangguan pernapasan. Risiko tersebut terutama perlu diperhatikan pada kelompok rentan.
Influenza A dapat menginfeksi manusia dan diklasifikasikan ke dalam berbagai subtipe berdasarkan kombinasi dua protein pada permukaan virus, yaitu hemaglutinin (H) dan neuraminidase (N).
Dua subtipe influenza A yang saat ini beredar secara musiman pada manusia adalah A (H1N1) dan A (H3N2).
A (H1N1) juga dikenal sebagai A (H1N1) pdm09 karena merupakan virus yang menyebabkan pandemi pada 2009 dan kemudian menjadi bagian dari virus influenza musiman.
Selain subtipe yang beredar secara musiman pada manusia, terdapat pula subtipe influenza A yang terutama beredar pada hewan, tetapi dalam kondisi tertentu dapat menginfeksi manusia. Salah satunya adalah A (H5N1), yang dikenal sebagai virus influenza burung.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut H5N1 masih terutama merupakan virus pada hewan. Namun, manusia dapat terinfeksi setelah melakukan kontak atau terpapar hewan yang terinfeksi maupun lingkungan yang terkontaminasi.
Perbedaan influenza dengan flu biasa juga dapat dilihat dari pola kemunculan gejalanya. Flu biasa cenderung berkembang secara bertahap, sedangkan influenza lebih sering muncul secara tiba-tiba. Demam dan nyeri tubuh juga lebih umum terjadi pada influenza dan dapat terasa lebih berat.
Kenali Gejala Influenza A
Lantas, apa saja gejala influenza A? Apakah gejalanya berbeda dengan flu biasa?
Secara umum, gejala influenza A dapat meliputi:
-
Demam, yang dapat muncul secara tiba-tiba
-
Batuk
-
Sakit tenggorokan
-
Nyeri otot atau badan terasa pegal
-
Sakit kepala
-
Tubuh terasa lemas
Pada sebagian orang, influenza juga dapat disertai pilek atau hidung tersumbat.
Munculnya gejala secara tiba-tiba, terutama demam yang disertai batuk, nyeri tubuh, sakit kepala, dan rasa lemas, dapat menjadi tanda infeksi influenza. Namun, gejala saja tidak selalu dapat memastikan seseorang terinfeksi influenza A karena sejumlah penyakit saluran pernapasan dapat menimbulkan keluhan yang serupa. (muu)