Kasus Influenza A di Indonesia Muncul di Beberapa Wilayah, IDAI Ingatkan Ada Peluang Komplikasi pada Kelompok Rentan
- dok.kolase tvOnenews.com / sehat tvone/antara
Jakarta, tvonenews.com- Kasus influenza A beberapa waktu ini menjadi perhatian. Sebab kasusnya mulai bermunculan di beberapa wilayah di Indonesia.
Kabar penyebaran kasus influenza ini menjadi peringatan dini pada semua orang tua. Terutama yang memiliki buah hati masih usia anak-anak.
Pasalnya dalam penyebarannya, kasus influenza A ini lebih mudah menularkan kepada kelompok rentan. Anak-anak disebutkan IDAI masih kelompok paling rentan.
- Antara
Dalam keterangan resminya, ikatan dokter anak indonesia (IDAI) menyampaikan kalau penyebaran kasus influenza A sudah hadir dibeberapa wilayah Indonesia.
"Kemenkes mengumumkan bahwa subtipe influenza A H3N2 subklad K yang populer disebut sebagai Super Flu terdeteksi di 13 provinsi," bunyi keterangan IDAI yang diterima tvonenews.com, Kamis (1/10).
Dijelaskan kalau provinsi Jawa Timur jumlah kasusnya meningkat seiring dengan meningkatnya aktivitas influenza di zona transmisi Asia Tenggara menurut data Respiratory Viruses Surveillance Bulletin WHO hingga Minggu epidemiologi ke-35 tahun 2026.
Dengan ini, IDAI mengingatkan kalau anak-anak masuk dalam kelompok paling rentan dan berisiko mengalami kompolikasi serius.
"data global nunjukin anak usia 0-17 tahun memiliki risiko dua kali lipat tinggi mengalami infeksi influenza simtomatik dibandingkan orang dewasa," jelas dr. Hikari Ambari Sjakti, SP.A,Subs.H.onk(K).
"sehingga berpotensi menjadi sumber penularan di lingkungan keluarga dan sekolah," katanya.
Alasan anak lebih berisiko, karena sistem imun anak masih naif. Sehingga tubuh belum cukup kuat dalam mengendalikan dampak infeksi virus.
Sebelumnya, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Herbuwono menjelaskan kalau mayoritas infeksi influenza A adalah jenis penyakit yang tidak berbahaya dan dapat sembuh sendiri.
Di tengah kasus yang dalam pemantauan perkembangan kasus dan tingkat keparahan tetap dilakukan pemerintah.
"Ini merupakan self-limiting disease, penyakit yang bisa sembuh dengan sendirinya tanpa diobati. Jadi tidak berbahaya influenza A tersebut," ucap Wamenkes Dante.
Dia juga menjelaskan berdasarkan kondisi yang dipantaunya saat ini. Hasilnya, tidak terdapat peningkatan kasus influenza yang signifikan, baik di tingkat nasional maupun global.
Kasus Influenza ini cenderung meningkat kala musim hujan di Indonesia. Sehingga pada bulan Februari-Maret katanya kasus sudah mulai menurun.
Load more