news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi seseorang sedang memanfaatkan ChatGPT.
Sumber :
  • Ilustrated by ChatGPT

Keseringan Tanya ChatGPT Bisa Sebabkan Ketergantungan? Ini Kata Dokter Spesialis Kejiwaan

Dokter Faradila Keiko, Spesialis Kedokteran Jiwa menjelaskan bagaimana efek dari seseorang yang ketergantungan dengan platform AI ChatGPT dari sisi kesehatan.
Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:43 WIB
Reporter:
Editor :

“Iya, sebenarnya sih ini prinsip ketergantungan atau adiksi secara umum ya. Jadi ketika seseorang punya emosi yang enggak nyaman, entah itu cemas, marah, atau memang dia ada depresi yang mendasari, kita kan tentunya enggak enak ya kalau terus-terusan ngerasa cemas, ngerasa sedih. Kita akan cari cara tuh gimana caranya untuk ngatasin hal itu,“ ujar si dokter.

Ilustrasi seorang pelajar mengerjakan soal matematika dengan bantuan ChatGPT
Sumber :
  • Ilustrated by ChatGPT

Dokter Keiko menerangkan bahwa pada dasarnya, manusia akan berusaha mencari cara untuk meredakan emosi yang tidak menyenangkan. Cara yang dipilih bisa berbeda-beda, bergantung pada kondisi dan kebiasaan masing-masing individu.

Sebagian orang memilih aktivitas yang lebih sehat, seperti berolahraga, berbincang dengan teman, atau membangun hubungan sosial. Namun, ada pula yang cenderung memilih cara yang memberikan kelegaan secara cepat.

Dalam konteks penggunaan teknologi, media sosial dan AI dapat menjadi bagian dari pola tersebut. Ketika seseorang merasa lebih baik setelah berinteraksi dengan teknologi, ia mungkin terdorong untuk mengulanginya setiap kali mengalami tekanan emosional.

“Kalau misalnya cara sehat, kita bisa olahraga, kita bisa sosialisasi sama orang lain. Tapi kalau ada orang-orang tertentu yang menggunakan cara yang instan. Kalau pakai misalnya pakai narkoba itu kan secara instan bikin senang, bikin euforia atau bisa tenang,“ bebernya.

“Terus kalau misalnya kita buka sosial media kita kan langsung efeknya tuh di otak sebenarnya mirip sama narkoba. Ada peningkatan zat kimia yang bikin kita senang gitu. Nah AI ini kita kan kalau nanya apapun dia akan jawab dia ada kapanpun untuk kita. Fenomena ketergantungan ini juga bisa terjadi pada AI,“ ungkap Dokter Keiko.

Pada akhirnya, penggunaan ChatGPT tidak selalu berujung pada ketergantungan. Risiko tersebut lebih berkaitan dengan cara seseorang memanfaatkan teknologi, kondisi emosional yang mendasarinya, serta sejauh mana kebiasaan itu memengaruhi kehidupan sehari-hari.

 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral