- Gambar ilustrasi AI / Gemini
Kelelahan dan Main HP di Jalan Bisa Picu Kecelakaan, Teknologi AI Kini Bisa Mendeteksinya
AI Dash Pro juga dapat mendukung hingga tiga kamera, termasuk kamera tambahan untuk memantau area muatan, pintu kargo, atau bagian lain kendaraan. Dalam materi, Indonesian Logistics and Forwarders Association memperkirakan bahan bakar dapat menyumbang sekitar 40–60 persen biaya logistik, sehingga pemantauan kendaraan dan komponen operasional menjadi perhatian tersendiri.
Penerapan teknologi AI Vision yang dipadukan dengan pembinaan pengemudi telah menghasilkan sejumlah hasil pada pelanggannya.
Salah satu operator logistik di kawasan tersebut mencatat penurunan insiden terkait keselamatan sebesar 31 persen, sementara Lintas Shuttle disebut mengalami penurunan kecelakaan sebesar 60 persen melalui pembinaan pengemudi berbasis data. Angka tersebut merupakan klaim hasil yang disampaikan dan perlu dipahami dalam konteks penerapan pada pelanggan masing-masing.
"Dalam pasar seperti Indonesia yang kompetitif dan sensitif terhadap harga, keselamatan tidak lagi hanya menjadi isu kepatuhan. Keselamatan secara langsung memengaruhi biaya perusahaan, reputasinya, dan kemampuannya mempertahankan pelanggan," ujar Carmen Calisto, Chief Strategy & Marketing Officer di Cartrack.
"Namun, di balik setiap statistik kecelakaan terdapat pengemudi atau pengguna jalan yang tidak sampai kembali ke rumah, dan begitu banyak kecelakaan tersebut sebenarnya dapat dicegah. Operator armada dan penyedia teknologi memiliki tanggung jawab bersama untuk mengambil tindakan.
- Antara
AI Dash Pro mengidentifikasi risiko seperti kelelahan dan distraksi saat risiko tersebut terjadi, sehingga pengemudi dapat bertindak sebelum risiko berkembang menjadi kecelakaan, sementara manajer akhirnya memiliki bukti yang jelas untuk membina tim mereka. AI Dash Pro membantu fleet beralih dari sekadar merekam apa yang salah menjadi mencegahnya."
Pada akhirnya, penggunaan AI dalam dashcam memperlihatkan perubahan cara perusahaan memandang keselamatan kendaraan. Kamera tidak lagi hanya diposisikan sebagai "kotak hitam" setelah kecelakaan, tetapi dapat menjadi alat untuk mengenali pola perilaku, memberikan peringatan, dan menyediakan bahan evaluasi.
Tantangannya kemudian bukan hanya seberapa canggih sistem tersebut mendeteksi risiko, melainkan bagaimana perusahaan menggunakan data itu secara konsisten untuk membangun kebiasaan berkendara yang lebih aman. (udn)