news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Motor Listrik Kini Bisa Berdiri Sendiri Tanpa Standar? Teknologi Self-Balancing Mulai Masuk Jalanan Indonesia.
Sumber :
  • Instagram

Motor Listrik Kini Bisa Berdiri Sendiri Tanpa Standar? Teknologi Self-Balancing Mulai Masuk Jalanan Indonesia

Teknologi motor listrik berkembang menuju sistem self-balancing berbasis robotik. Kenali cara kerjanya, tren kendaraan listrik roda dua, dan kehadiran
Rabu, 7 Oktober 2026 - 02:16 WIB
Reporter:
Editor :

Teknologi Baru Perlu Diimbangi Keamanan dan Kesiapan Layanan

Kemampuan menjaga keseimbangan otomatis berpotensi membantu pengendara dalam situasi tertentu, khususnya ketika berhenti atau melaju perlahan. Namun, manfaat praktisnya perlu dinilai berdasarkan performa nyata, batas operasional sistem, kemudahan perawatan, dan respons kendaraan dalam berbagai kondisi jalan.

Hal ini penting karena teknologi bantuan berkendara tidak menghilangkan risiko kecelakaan. Kondisi permukaan jalan, kemiringan, cuaca, beban kendaraan, dan situasi lalu lintas tetap dapat memengaruhi keselamatan. Konsumen juga perlu memahami fitur yang tersedia pada produk tertentu, alih-alih menganggap semua motor listrik memiliki kemampuan serupa.

Melansir dari laman resmi, OMOWAY menjadi salah satu perusahaan yang mengembangkan konsep tersebut melalui OMO-X, sepeda motor listrik yang mengandalkan arsitektur robotik OMO-Robot. Perusahaan menyebut kendaraan ini sebagai motor self-balancing yang diproduksi secara massal. Dalam penjelasan produknya, fitur penyeimbang dirancang untuk membantu menjaga kestabilan ketika motor berhenti dan melaju pada kecepatan rendah.

Meski demikian, self-balancing bukan berarti motor dapat berjalan sepenuhnya secara otonom. Fitur ini juga tidak menjamin kendaraan selalu seimbang dalam segala situasi. Pengendara tetap harus mengendalikan motor, memperhatikan kondisi jalan, dan mengikuti aturan keselamatan.

Perkembangan teknologi tersebut menjadi latar belakang kegiatan komunitas OMOWAY bertajuk “Light Up Indonesia” di Jakarta. Sekitar 80 peserta berkumpul di Aloha PIK 2 sebelum mengikuti city ride mengelilingi kawasan PIK. Ajang ini juga menjadi kesempatan bagi pengguna untuk berbagi pengalaman dan menyampaikan masukan secara langsung kepada tim perusahaan.

Head of Sales OMOWAY Indonesia, Yulong Chen, mengatakan, “Era 3.0 bukan sekadar mengubah bentuk atau fungsi sepeda motor, melainkan merepresentasikan tahap baru dalam evolusi pengalaman berkendara roda dua. Kami berharap keterlibatan berkelanjutan bersama para pengendara menjadikan pengalaman berkendara yang nyata sebagai referensi penting bagi pengembangan produk ke depan.”

Dari sisi pasar, OMOWAY menyatakan telah memiliki lebih dari 20 diler di berbagai wilayah Indonesia. Jaringan tersebut disebut melayani pengalaman produk, penjualan, pengiriman, dan layanan purnajual. Perusahaan yang didirikan pada Juli 2024 ini berfokus pada pengembangan robot beroda dengan arsitektur teknologi OMO-Robot.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:06
08:08
08:29
08:13
08:12
13:03

Viral