- Pixabay/malou_3800
China Bakal Batasi Fitur Canggih Mobil Listrik, Kursi Zero-G hingga Layar Lipat Terancam Dilarang
Gagang Pintu Tersembunyi
Selain layar, China kembali mengumumkan rencana pelarangan gagang pintu yang sepenuhnya tersembunyi di dalam bodi mobil. Desain tersebut memang sedang populer terutama di kalangan kendaraan listrik karena terkesan futuristis.
Namun masalah keselamatan muncul ketika mekanisme pembukaan pintu bergantung pada sistem elektronik atau sulit dioperasikan dalam situasi darurat.
Alhasil rancangan aturan MIIT meminta desain gagang pintu memiliki mekanisme mekanis cadangan, ruang yang cukup untuk pengoperasian tangan, serta telah diuji agar tetap dapat digunakan dalam kondisi ekstrem.
Ketentuan mengenai gagang pintu bukan sepenuhnya kebijakan baru, karena China juga telah mengembangkan standar keselamatan khusus untuk komponen tersebut. Rancangan terbaru berupaya mengintegrasikan evaluasi desain dan bukti pengujian ke dalam proses persetujuan kendaraan.
Lampu Mobil Tak Bisa Sembarangan Menampilkan Pesan
Fitur pencahayaan yang dapat memproyeksikan gambar atau tulisan ke luar kendaraan juga menjadi perhatian. Teknologi lampu LED pada sejumlah model kendaraan energi baru memungkinkan pengguna menampilkan pesan atau gambar, tapi teknologi ini juga dianggap mengkhawatirkan.
Sehingga produsen didorong mengendalikan konten pada sistem pencahayaan dan memantau pesan yang dibuat pengguna. Tujuannya adalah mencegah penggunaan fitur tersebut dengan cara yang berpotensi mengganggu keselamatan atau ketertiban lalu lintas.
Produsen Wajib Menjalani Pengujian Lebih Panjang
Aturan yang makin ketat tidak hanya menyasar desain kendaraan, tetapi juga proses pengembangan dan pengujiannya.
MIIT dalam rencana regulasi barunya, menyinggung bahwa kendaraan baru yang mengajukan persetujuan harus menjalani pengujian keandalan setidaknya 30.000 kilometer serta pengujian adaptasi lingkungan selama minimal satu tahun.
Persyaratan tambahan untuk model baru yang memiliki desain inovatif diusulkan mulai berlaku pada 1 Januari 2027.
Sementara itu, model yang sudah memperoleh persetujuan harus melengkapi parameter teknis dan bukti validasi paling lambat 1 Juli 2027 denhan kendaraan yang masih memiliki risiko keselamatan dan tidak memenuhi persyaratan dapat menghadapi penghentian produksi serta penarikan kembali.
(nad)