- REUTERS/Lisi Niesner
Volkswagen Hentikan Proyek Golf Listrik di Tengah Gelombang PHK Kantor Pusat
Jakarta, tvOnenews.com - Volkswagen (VW) terpaksa menangguhkan pengembangan Golf serba listrik di kantor pusat Wolfsburg. Langkah ini menjadi bukti bahwa efisiensi ketat perusahaan mulai berdampak pada lini produk andalan masa depannya.
"Saya tahu apa arti Golf bagi Volkswagen dan bagi Wolfsburg. Itulah mengapa keputusan ini benar-benar bukan keputusan yang mudah bagi kami," kata CEO Thomas Schaefer, seperti dilansir dari Reuters.
"Kami tidak mampu membiayai pekerjaan ini saat ini," tambahnya.
Keputusan ini mempertegas beratnya tekanan finansial yang tengah melilit raksasa otomotif terbesar di Eropa tersebut. Di tengah krisis ekonomi ini, Volkswagen tetap bergeming untuk mengeksekusi rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 100.000 karyawan serta menutup hingga empat fasilitas pabriknya di Jerman.
Situasi kian memburuk setelah Volkswagen mengumumkan rekor kerugian kuartalan terbesar dalam sepuluh tahun terakhir pada Kamis lalu. Produsen mobil ini pun kembali mendesak seluruh pihak terkait—termasuk serikat pekerja yang memegang pengaruh kuat—agar mau mendukung penuh langkah restrukturisasi yang tengah dijalankan.
Pabrik raksasa di Wolfsburg, Lower Saxony—yang selama ini menjadi pusat nadi industri grup sekaligus ikon manufaktur Jerman—dilaporkan masih minus €300 juta ($336 juta) dari target pemotongan anggaran yang ditetapkan. Walaupun fasilitas vital ini terbebas dari ancaman penutupan, seluruh unit operasional Volkswagen di Jerman kini dituntut melakukan penghematan biaya secara agresif.
Situasi finansial yang menjepit ini berujung pada eskalasi konflik dengan serikat pekerja IG Metall. Sebagai bentuk perlawanan atas tekanan restrukturisasi tersebut, serikat pekerja mengancam akan menggelar aksi mogok kerja mulai awal tahun baru, tepatnya 1 Januari.
Kemarahan para pekerja kian tersulut setelah merek anak usaha Volkswagen, Audi, mengumumkan investasi senilai $4 miliar untuk membangun pabrik baru di Amerika Serikat. Pengumuman yang disampaikan langsung dalam acara kampanye Presiden AS Donald Trump tersebut memicu kontroversi karena dilakukan sebelum mendapatkan persetujuan resmi dari dewan direksi.
Di sisi lain, dewan pekerja Volkswagen menegaskan bahwa penangguhan sementara pengembangan ID. Golf tidak akan mengganggu jadwal peluncurannya. Pihak dewan pekerja berjanji akan mengejar ketertinggalan dan mengevaluasi ulang proses produksi agar model tersebut tetap meluncur tepat waktu.