- Gambar ilustrasi AI / Gemini
Ingin Bekerja di Jepang? 7 Tips Persiapan Kerja ke Jepang, Mulai dari Bahasa hingga Keterampilan Hospitality
7. Potensi Pengembangan Lembaga Pelatihan
Persiapan tenaga kerja Indonesia untuk pasar Jepang juga mulai mendapat perhatian dari pelaku usaha Jepang. Salah satunya terlihat dari kunjungan Indonesia Soken (Indonesia Research Institute Japan - Jakarta) bersama CEO Albertus Prasetyo Heru Nugroho yang memperkenalkan Balapapat Japanese School kepada sejumlah pengusaha Jepang.
Lembaga ini merupakan perusahaan yang berdiri di Tokyo sejak 2011 dan bergerak dalam riset pasar serta pengembangan bisnis bagi investor Jepang yang ingin berinvestasi di luar negeri, khususnya Indonesia.
Dalam kunjungan tersebut, para pengusaha Jepang diperkenalkan dengan program pendidikan, fasilitas, serta model pelatihan Balapapat Japanese School.
Pembahasan tidak hanya berkaitan dengan pendidikan bahasa, tetapi juga potensi pengembangan lembaga pelatihan kerja untuk mendukung kebutuhan sumber daya manusia bagi industri Jepang.
Indonesia Soken sendiri memiliki layanan yang mencakup market research, pendirian perusahaan, merger dan akuisisi (M&A), konsultasi hukum, investment matching, financial advisory, sumber daya manusia, pendidikan, hingga dispatching to Japan.
Kebutuhan tenaga kerja Jepang menunjukkan pentingnya sistem persiapan yang menghubungkan bahasa, keterampilan profesional, pemahaman budaya, dan etika kerja.
Bagi calon pekerja Indonesia, persiapan tersebut dapat menjadi bekal penting sebelum benar-benar memasuki pasar kerja Jepang. (udn)