news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Soimah Pancawati.
Sumber :
  • Instagram @showimah

Soimah Pernah Benci pada Ibunya, Sering Menangis Gara-Gara Ibunya, Tapi Sekarang Justru Sang Ibu Jadi Penyemangat dan Inspirasi

Masa kecil Soimah tidak seindah yang dibayangkan banyak orang. "Saya sering menangis karena merasa diperlakukan tidak adil. Kenapa saya harus bekerja saat...
Minggu, 9 Juni 2024 - 05:45 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Soimah Pancawati, seorang seniman terkenal asal Yogyakarta, sering mengungkapkan kenangan masa kecilnya yang penuh liku-liku. 

Masa kecil Soimah tidak seindah yang dibayangkan banyak orang.

Meskipun kini Soimah dikenal sebagai seorang pesinden sukses dan pemilik Pendopo Tulungo, perjalanan hidupnya diwarnai dengan perjuangan keras yang dia alami bersama ibunya.

Masa Kecil Soimah Pancawati


Soimah Pancawati. Sumber: Instagram @showimah

Lahir dan besar di sebuah desa nelayan, Soimah kecil harus berhadapan dengan realitas hidup yang keras. Ibu Soimah, seorang wanita pekerja keras, mengajarkan Soimah bekerja sejak usia dini. 

Soimah kecil sering kali merasa iri melihat teman-temannya bisa bermain sepuasnya, sementara ia harus membantu ibunya mengolah ikan hingga larut malam.

"Soimah Pancawati dari kecil sudah dibiasakan bekerja keras," ungkapnya dalam sebuah wawancara. "Waktu itu saya sempat benci sama ibu saya. SD, SMP, saya sempat benci sama ibu saya."

Tuntutan Keras dari Ibu Soimah

Ibu Soimah, seorang nelayan, mengajarkan Soimah untuk mengolah ikan hingga pukul satu dini hari dan harus bangun lagi pukul tiga pagi untuk membantu berjualan ikan di pasar. 

Ketidakadilan yang dirasakan Soimah kecil menimbulkan kebencian yang mendalam terhadap ibunya.

"Saya sering menangis karena merasa diperlakukan tidak adil. Kenapa saya harus bekerja saat teman-teman saya bisa bermain?" kenangnya sambil meneteskan air mata. "Bahkan sekolah pun dianggap nomor dua oleh ibu saya."

Pengalaman Pahit yang Membentuk Karakter Soimah

Meskipun penuh dengan air mata dan rasa kesal, pengalaman bekerja keras di masa kecil inilah yang akhirnya membentuk karakter Soimah yang kuat. 

Ibu Soimah, meskipun keras, sebenarnya sedang menyiapkan Soimah untuk menghadapi dunia yang keras pula. Didikan inilah yang menjadi dasar kekuatan Soimah dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.

"Saya sadar bahwa dari didikan itulah, dari sakit hati, dari kerja keras, kenapa saya tidak seperti teman-teman saya, ternyata sekaranglah jawabannya," ungkap Soimah dengan penuh pengertian.

Pendopo Tulungo: Bukti Kesuksesan Soimah

Kini, Soimah telah menjadi sosok sukses dengan berbagai prestasi. Salah satu bukti nyata dari kesuksesannya adalah Pendopo Tulungo, sebuah pendopo mewah yang terletak di Yogyakarta. 

Pendopo ini sering digunakan untuk berbagai acara, mulai dari pernikahan hingga pertunjukan kesenian.

Pendopo Tulungo mencerminkan jiwa seni Soimah yang selalu didukung oleh ibunya. 

Meskipun keras dalam hal pekerjaan, ibu Soimah selalu mendukung bakat seni Soimah. 

Hal ini terlihat dari bagaimana ibu Soimah selalu memberikan dukungan penuh ketika Soimah berlatih menari atau bernyanyi.

Penyemangat di Balik Kesuksesan Soimah

Meskipun di masa kecilnya Soimah merasa sangat tertekan dengan tuntutan ibunya, kini ia menyadari bahwa semua itu adalah bentuk kasih sayang yang luar biasa.

Ibunya adalah sumber inspirasi dan penyemangat yang membuatnya menjadi seperti sekarang. 

"Ibu saya memang keras, tetapi itulah yang membuat saya menjadi kuat dan tidak mudah menyerah," kata Soimah. "Sekarang saya mengerti bahwa semua yang ibu lakukan adalah untuk kebaikan saya."

Kisah hidup Soimah Pancawati adalah contoh nyata bagaimana didikan keras dan penuh disiplin dari seorang ibu bisa membentuk karakter anak menjadi kuat dan sukses. 

Meskipun penuh dengan air mata dan kebencian di masa kecil, akhirnya Soimah menyadari bahwa semua itu adalah bentuk kasih sayang dan perhatian dari ibunya.

Pendopo Tulungo yang ia miliki sekarang adalah bukti nyata dari perjuangan keras dan dukungan ibunya yang tak kenal lelah. 

Soimah kini menjadi sosok yang dihormati dan dikagumi, tidak hanya karena bakat seninya, tetapi juga karena ketangguhannya menghadapi berbagai rintangan hidup. (anf)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:41
01:15
01:16
01:29
10:52
04:13

Viral