- YouTube
Habib Bahar bin Smith Murka ke Rhoma Irama Perkara Nasab, Gus Baha Beri Tanggapan ini soal Keturunan Rasulullah SAW
“Apa yang kamu bawa pulang setelah menziarahi makam Nabi SAW?” Wahai hamba yang paling mulia dari semua umat manusia, apa yang akan kami jawab?”
Katakanlah: “Kami datang kembali dengan membawa segala kebaikan, Dan telah bertemu dari generasi yang lalu dan yang sekarang.”
Lalu, Gus Baha menjelaskan, bahwa asal-usul seseorang disebut Habib karena dua sebab.
“Ada karena batas syarifah, ada sisi kemuliaan gen Nabi, itu para habaib,” tentang Gus Baha.
Kemudian ada nasab yang karena sebab, melalui ilmu atau mewarisi teladan dan sunnah Rasulullah SAW.
“Terus ada nasab yang karena sebab kaya ilmu, kaya niru sunnah Rasulullah,” sambungnya.
Nasab yang ada karena sebab ini, tentu jumlahnya lebih banyak dan lebih besar dibandingkan dengan jalur nasab gen atau dzat karena kebanyakan orang tidak mewarisi gen habaib.
Meski begitu, orang-orang yang tidak bernasab ini bisa meniru Rasulullah SAW dengan perantara ilmu dan perilaku yang baik.
Gus Baha lalu mengutip sebuah hadis, yang berbunyi,
“Semua sebab dan nasab akan terputus pada hari Kiamat kecuali sebabku dan nasabku.”
Maka dari itu bisa disimpulkan bahwasanya untuk menyambung nasab Nabi Muhammad SAW, bisa melalui dua jalur, yaitu gen atau lewat meneladani keilmuan dan perilaku Nabi Muhammad SAW.
Disisi lain, Gus Baha pernah membahas soal fatwa seorang kyai yang tidak mengizinkan santrinya datang ke seorang pedangdut yang memberi tausiyah.
"Suatu saat ada penyanyi dangdut top terkenal di Indonesia. Ada kyai, 'kalau kamu datangi dia pas main dangdut, pasti saya beri izin. Tapi kalau datangi dia pas pengajian, kamu tak larang'," ungkap Gus Baha.
Menurut Gus Baha, jika seorang penyanyi tak pernah ngaji, namun berbicara soal agama itu berbahaya.
"Kalau seorang penyanyi tak pernah ngaji, kemudian ngomong agama itu potensinya sesat dan menyesatkan. Tapi kalau dia sedang nyanyi dangdut, (ya tidak apa-apa)," pungkasnya. (adk)