- Krontjong Muda Indonesia
Krontjong Muda Indonesia Goes to Malaysia, Perjalanan Diplomasi Budaya oleh Yayasan Rumah Budaya Michiels
Andre Juan Michiels yang turut mendampingi Krontjong Muda Indonesia selama di Malaysia mengaku bangga dengan mental yang dimiliki anak-anak tersebut untuk tampil di panggung internasional walaupun pengenalan mereka atas musik keroncong baru seumur jagung. Andre yang merupakan musisi senior dan tokoh keroncong nasional serta merupakan alumni SMA Negeri 52 Jakarta, bersama-sama dengan Maruli Hutagaol menginisiasi dukungan dari alumni SMA Negeri 52 lintas angkatan bagi KMI yang telah secara nyata melakukan pelestarian musik keroncong.
Ibu Barsiah, selaku Kepala SMA Negeri 52 Jakarta menyampaikan harapan bahwa perjalanan anak-anak didiknya ini diharapkan dapat menumbuhkan keseriusan dalam menekuni musik keroncong dan kelak dapat menjadi salah satu pilihan bagi masa depan mereka.
Pada hari ketiga di Malaysia, KMI berkesempatan tampil di sebuah heritage house milik Universiti Malaya Cultural and Heritage Research Center (UMCHRC) di Melaka, membawakan beberapa lagu bersyairkan Bahasa Kreol Tugu dan sebuah lagu Fado berjudul Rosa Branca dalam Bahasa Portugis yang berarti Mawar Putih.
Di sini kami juga menyaksikan beberapa tarian yang dibawakan oleh anak-anak yang tergabung dalam Tropa de Santa Maria – Portuguese Settlement, Melaka. Peristiwa kecil di siang itu telah memberikan pelajaran tentang pentingnya menjaga budaya Bangsa dan dapat dilakukan sejak usia dini dan dimulai dari kita.
Tropa de Santa Maria adalah kelompok penari yang dibina oleh Sara Frederica Santa Maria. Bersama suaminya, Roddick G Sung Rombituon, mereka juga menyediakan dan menyajikan beberapa makan khas dari Portugese Settlement, Kari Debal dan Semur Carni de baka untuk makan siang dan penganan kecil untuk minum sore kari pap, sardine rolls dan pang susis.
Sabine Ferrão yang turut hadir di siang itu sangat terharu dan tidak dapat menjelaskan saat mendengarkan alunan musik dan lagu yang dibawakan oleh Krontjong Muda Indonesia. Sabine berjanji akan datang ke Kampung Tugu dan membantu mempromosikan agar lebih banyak orang khususnya dari Melaka datang ke Kampung Tugu.
Kami sangat bersyukur bisa membawa Krontjong Muda Indonesia ke Malaysia dengan segala tujuan positif dan pengalaman yang sangat berkesan, Lisa juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung sehingga diplomasi budaya ini dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang baik.