news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Psikolog Lita Gading (kiri) | Sarwendah dan Betrand Peto (kanan).
Sumber :
  • YouTube/Dr. Lita Gading dan The Onsu Family

Sudah Dewasa tapi Betrand Peto Masih Suka Peluk Cium, Psikolog Tegaskan Ruben Onsu-Sarwendah Lakukan Ini pada Onyo: Tidak Normal...

Piskolog Lita Gading akhirnya ikut angkat bicara soal 'kemesraan' Sarwendah dan Betrand Peto yang tersebar di media sosial. Menurutnya, Onyo harus diajarkan...
Kamis, 24 Oktober 2024 - 23:35 WIB
Reporter:
Editor :

"Mohon maaf kalau saya salah. Barangkali di agama lain tidak seperti agama kita (Islam) yang tidak membolehkan hal tersebut. Jadi, menurut saya kalian (netizen) ambil sisi positifnya aja, deh," ujarnya.

 

Psikolog lulusan Universitas Langnan, Hongkong tersebut menilai jika kedekatan Betrand, terutama kepada Sarwendah, dikarenakan cowok tersebut sudah diadopsi sedari kecil.

"Kan sudah diasuh oleh Sarwendah dari kecil jadi kedekatan mereka itu sudah sangat akrab dan sudah saling menyayangi satu sama lain. Jadi, rasa sayang dan rasa keterikatan dia sudah seperti ibu dan anak kandung," jelasnya.

 

Ruben Onsu dan Sarwendah bersama Betrand Peto
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

 

Dengan tegas, Lita meminta kepada Ruben Onsu dan Sarwendah, sebagai orangtua angkat Betrand Peto, untuk memberitahu soal adab ataupun nilai-nilai tertentu, agar Onyo tidak terlalu mengumbar kedekatannya dengan sang bunda di ruang publik.

Hal ini mengingat, apa yang dilakukan Onyo adalah sesuatu yang tak lazim terjadi di tengah-tengah masyarakat Indonesia yang mayoritas menganut agama Islam.

 

"Harusnya Onyo diberikan nilai-nilai atau adab-adab, bahwa barangkali tidak mengekspos lagi apa yang dianggap tidak normal, tidak lazim di mata masyarakat, yang notabenenya di Indonesia itu adalah Muslim sebagian besar. Jadi, dianggap ini (kedekatannya) adalah hal yang kurang etis di mata masyarakat," jelas Lita gading.

 

Psikolog pecinta warna ungu itu juga kembali menegaskan, agar Ruben dan Sarwendah lebih mengajarkan Betrand Peto mengenai nilai-nilai dan etika berlaku di depan umum.

"PR-nya, ibu dan bapak, Ruben dan Sarwendah, memberikan nilai-nilai secara etika, bagaimana dia berperilaku di depan umum, barangkali memposting, agar lebih diperhatikan lagi. Supaya tidak memberikan satu kontroversi, bahwa itu adalah dalam tanda kutip penyimpangan perilaku," jelasnya. (ism)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:55
01:48
03:02
04:57
01:21
02:42

Viral