- Kolase tvOnenews.com
Sambil Terisak Tangis, Agus Salim Akhirnya Berani Bicara Jujur soal Uang Donasi: Saya dari Awal Sebenarnya....
tvOnenews.com - Agus Salim, korban penyiraman air keras akhirnya bicara jujur soal uang donasi yang ia terima.
Seperti yang diketahui, Agus Salim mendapatkan uang donasi sebesar Rp1,5 miliar untuk membantu biaya pengobatannya.
Donasi tersebut digalang oleh Ketua Yayasan Rumah Peduli Kemanusiaan yakni Pratiwi Noviyanthi.
Namun, uang donasi tersebut dikabarkan malah dipergunakan untuk keperluan pribadi hingga membayar hutang.
- YouTube/DennySumargo
Bahkan terungkap bahwa sekitar Rp138 juta dari total uang donasi telah digunakan oleh pihak keluarga Agus Salim.
Sedangkan Agus menjalani pengobatannya dengan menggunakan BPJS.
Lantas, permasalahan ini kemudian melibatkan banyak pihak. Mulai dari Pratiwi Noviyanthi, Denny Sumargo, Pablo Benua, Farhat Abbas, hingga Kementerian Sosial.
Karena telah menimbulkan huru-hara, Agus Salim baru-baru ini akhirnya buka suara.
Korban penyiraman air keras tersebut mengungkapkan fakta sebenarnya di balik kisruh uang donasi.
Agus Salim mengaku bahwa pada awalnya ia tidak pernah diberi pengarahan soal uang donasi.
- Kolase YouTube
Ia menganggap uang donasi yang telah diberikan akan menjadi miliknya. Sehingga ia merasa berhak menggunakan uang tersebut sesuai kemauannya.
"Memang kan saya dari awal pun, saya tidak tahu, ya namanya donasi ya tahu saya itu milik saya karena tidak ada pengarahan dari awal kan," kata Agus Salim dikutip dari kanal YouTube tvOneNews, Jumat (6/12/2024).
Agus mengatakan bahwa publik tidak tahu apa yang sebenarnya ia rasakan selama ini.
Bahkan saat ini publik yang awalnya menaruh simpati jadi berbalik membully Agus.
"Jadi karena ada, mohon maaf penggiringan terus, yang membuat saya sampai di titik sekarang ini yang banyak dibully. Cuman walaupun saya jelaskan seperti ini, publik tidak akan mengerti apa yang saya rasakan,"
Agus mengaku sudah pasrah dengan bully-an yang ia terima dari publik.
- YouTube/tvOneNews
"Ya saya hanya pasrah mereka nge-bully saya. Kalaupun memang saya salah secara moral, saya minta maaf, semaaf-maafnya dari hati yang paling dalam. Karena itu yang saya ucapkan, saya orang biasa, saya juga pasti melakukan kesalahan," jelasnya.