- Ist / Bangkok United
Sukses di Thailand, Ibu Mertua Azizah Salsha Bilang Pratama Arhan Memang dari Desa dan Keluarga Miskin, tapi Sebenarnya....
tvOnenews.com - Pratama Arhan kini menjadi salah satu pemain muda berbakat yang terus menanjak dalam karier sepak bolanya.
Saat ini, ia memperkuat Suwon FC di Korea Selatan, setelah sebelumnya berkarier di Thailand bersama Bangkok United.
Sebagai seorang bek kiri, Arhan dikenal dengan kemampuan bertahannya yang solid serta lemparan ke dalamnya yang luar biasa, yang kerap menjadi senjata berbahaya dalam pertandingan.
Nama Pratama Arhan mulai mencuri perhatian publik saat tampil gemilang di Piala AFF 2020.
Kala itu, ia menjadi salah satu kunci permainan Timnas Indonesia dan berhasil mengantarkan skuad Garuda melaju hingga babak final.
Kontribusinya sangat terasa dengan torehan dua gol dan dua assist yang ia berikan sepanjang turnamen tersebut.
Di balik kesuksesan yang ia raih saat ini, tersimpan kisah perjuangan panjang yang penuh dengan tantangan.
Ibunda Pratama Arhan, dalam sebuah wawancara, mengungkapkan bagaimana keluarga mereka berasal dari latar belakang yang sederhana.
Bahkan, rumah mereka terletak di daerah pedesaan yang cukup jauh dari pusat kota.
"Kami berasal dari keluarga yang kurang mampu, orang desa yang tinggal di pinggir hutan. Kami benar-benar tidak punya apa-apa. Tapi anak saya ingin sekolah sepak bola, dan kami harus mengantarnya ke Blora yang jaraknya 12 kilometer," ujar ibunda Arhan dilansir dari YouTube insertlive.
Meskipun memiliki keterbatasan finansial, keluarganya tidak menyerah dalam mendukung cita-cita Arhan menjadi pesepak bola profesional.
Sang ibu rela melakukan berbagai usaha agar anak bungsunya itu bisa mengikuti latihan sepak bola secara rutin.
Lemparan Jauh milik Pratama Arhan Jadi Sorotan Publik Thailand
- Bangkok United
Arhan memulai karier profesionalnya di PSIS Semarang, klub yang membesarkan namanya. Di tahun 2020, ia naik ke tim senior setelah menunjukkan performa yang mengesankan.
Tak butuh waktu lama, ia menarik perhatian dengan kemampuannya dalam bertahan serta eksekusi bola mati yang akurat.
Salah satu ciri khasnya yang paling mencolok adalah lemparan ke dalam jarak jauhnya, yang kerap menjadi ancaman serius bagi lawan.
Setelah sukses bersama PSIS dan Timnas Indonesia, Arhan melanjutkan petualangannya ke luar negeri. Ia sempat bermain untuk Tokyo Verdy di Jepang, sebelum akhirnya bergabung dengan Bangkok United di Thailand.
Di sana, lemparan jarak jauhnya kembali menjadi sorotan publik Thailand. Beberapa kali dalam pertandingan, lemparan tersebut menjadi peluang emas bagi timnya untuk mencetak gol.
Keunikan ini membuatnya semakin dikenal di kancah sepak bola Asia Tenggara.
Kini, di Suwon FC, Arhan terus beradaptasi dengan sepak bola Korea Selatan yang terkenal dengan intensitas tinggi dan kecepatan permainan yang agresif.
- kolase tim tvOnenews
Dengan pengalaman yang semakin matang, ia diharapkan bisa terus berkembang dan membawa dampak besar bagi klubnya serta Timnas Indonesia di masa depan.
Di sisi lain, kisah pribadinya juga menarik perhatian. Ibunya pernah menceritakan bagaimana Piala AFF 2020 bukan hanya menjadi ajang pembuktian bagi Arhan di lapangan, tetapi juga menjadi awal kisah cintanya dengan Azizah Salsha.
"Dulu katanya di Kamboja, keluarga Azizah menonton langsung pertandingan. Adiknya juga suka bola, jadi dia ikut menyaksikan dan dari situ awal pertemuan mereka," ungkap ibunda Arhan.
Ibunda Arhan juga mengungkapkan bahwa dirinya pertama kali dikenalkan kepada Azizah melalui panggilan video.
"Dia bilang, 'Ibu suka nggak sama yang ini? Ibu setuju nggak?' Saya bilang, kalau adik nyaman dan seiman, ibu nggak masalah," tambahnya.
Perjalanan Arhan membuktikan bahwa kerja keras dan tekad bisa mengantarkan seseorang meraih impian.
Dari seorang anak desa yang berlatih dengan keterbatasan, kini ia telah menjadi salah satu pemain terbaik Indonesia yang berkiprah di luar negeri. (udn)