- Kolase tvOnenews.com/@ridwankamil
Bukan Orang Ketiga, Ridwan Kamil dan Atalia Praratya Cerai karena Masalah Beruntun? Kuasa Hukum: Bu Cinta Tak Sekerdil itu
tvOnenews.com - Proses perceraian Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Atalia Praratya berjalan lebih cepat dari jadwal.
Sidang lanjutan perceraian kembali digelar dengan agenda pembacaan gugatan yang berlangsung pada Rabu, (31/12/2025).
Kabar perceraian Ridwan Kamil dan Atalia Praratya sempat mengejutkan publik, lantaran isu tersebar di tengah permasalahan yang datang beruntun.
Sejumlah nama wanita terseret dalam kasus perceraian mereka, seakan adanya orang ketiga yang menjadi alasan perpisahan ini.
Kuasa hukum Ridwan Kamil, Wenda Aluwi menegaskan dalam isi gugatan yang diberikan Atalia tidak terdapat nama-nama seperti yang dirumorkan selama ini.
Kalau bukan karena orang ketiga, apakah keduanya bercerai karena masalah-masalah yang dihadapi Ridwan Kamil?
Menurut Wenda, Atalia merupakan sosok yang hebat sehingga tidak mungkin pasangan ini bercerai hanya karena masalah yang datang beruntun.
“Saya rasa ibu Atalia tidak sekerdil itu, bu Atalia itu orang hebat. Jadi nggak mungkin karena masalah-masalah terus memutuskan untuk bercerai dengan orang yang sudah menemani hidupnya 30 tahun lebih,” ungkap Wenda Aluwi pada tayangan YouTube Intens Investigasi.
“Saya rasa, Rasanya tidak seperti itu,” sambungnya.
- YouTube Cumicumi
Keduanya sepakat untuk berpisah baik-baik. Bahkan Ridwan Kamil dan Atalia hingga kini masih berkomunikasi dengan baik.
Kedua belah pihak membantah alasan perceraian mereka karena adanya orang ketiga diantara rumah tangga mereka.
Bahkan Wenda mengatakan komunikasi yang terjadi antara mereka mengenai perceraian sudah terjalin cukup lama.
“Komunikasi mereka sudah terjalin cukup lama untuk membicarakan masalah ini sampai kepada titik perceraian,” ujarnya.
“Saya rasa komunikasi mereka seperti dua orang dewasa seperti diskusi dengan baik, tidak ada emosi, tidak ada amarah,” lanjutnya.
Menurutnya, Ridwan Kamil sebagai seorang suami bermaksud untuk mengabulkan permohonan istrinya yang ingin bebas dari rumah tangganya.
“Pak RK juga dengan kesadaran yang penuh, dengan keikhlasan hati ingin memberikan keinginan ibu Atalia. Ingin mempermudah apa yang diinginkan ibu Atalia,” terangnya.
“Walaupun dari dalam jiwanya, alaminya seorang suami kan ingin mempertahankan. Tapi kalau itu menjadi keinginan dari seorang istri yang selama ini dia kasihi dan dia sayangi, yang ingin bebas dari rumah tangganya. Ini adalah saat yang baik bagi pak RK untuk memberikan apa yang dibutuhkan oleh ibu Atalia,” pungkasnya.