iPhone 13 pertama kali dirilis pada September 2021. Dari sisi spesifikasi, perangkat ini sebenarnya masih sangat mumpuni.
Layarnya menggunakan panel Super Retina XDR OLED berukuran 6,1 inci dengan resolusi 1170 x 2532 piksel dan kerapatan 460 PPI.
Layar ini juga mendukung HDR10, Dolby Vision, serta tingkat kecerahan hingga 1200 nits. Dalam penggunaan sehari-hari, kualitas tampilannya masih tergolong sangat tajam, cerah, dan nyaman dipandang, bahkan jika dibandingkan dengan ponsel keluaran terbaru.
Namun, masalah muncul dari sisi hardware layar pada sebagian unit iPhone 13. Beberapa pengguna melaporkan adanya gejala flickering atau green screen yang muncul secara tiba-tiba, meski perangkat digunakan secara normal.
Isu ini diduga berkaitan dengan panel OLED dari pemasok tertentu, khususnya pada batch produksi awal.
Apple sendiri diketahui memiliki beberapa pemasok layar, seperti Samsung, LG, dan BOE. Berdasarkan berbagai laporan industri, masalah layar ini lebih sering dikaitkan dengan panel dari BOE yang digunakan pada unit iPhone 13 produksi awal tahun 2021.
Walau Apple tidak pernah merilis pernyataan resmi secara terbuka, perusahaan ini sempat menghentikan sementara penggunaan panel dari BOE dan kembali mengandalkan Samsung serta LG.
Kabar baiknya, unit iPhone 13 dengan tahun produksi di atas 2022 disebut memiliki risiko yang lebih kecil mengalami masalah serupa, meski tentu tidak bisa dijadikan jaminan mutlak.
Bagi calon pembeli iPhone 13 di tahun 2026, sangat disarankan untuk mengecek tahun produksi dan asal panel layar sebelum membeli, terutama jika memilih unit second.
Kesimpulannya, di luar isu layar tersebut, iPhone 13 masih sangat layak digunakan di tahun 2026. Performa, kualitas kamera, dan dukungan iOS yang panjang tetap menjadi nilai jual utama.
Selama pembeli lebih teliti dan waspada terhadap unit produksi awal, iPhone 13 masih tergolong worth it untuk dimiliki.
(nka)