news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Sosok Al Ressa Rizky Rossano (kiri), Dino Rossano Hansa (tengah), dan Denada Tambunan (kanan).
Sumber :
  • Kolase tvOne/Happy Oktavia, Istimewa, Instagram/@denadaindonesia

Jauh-jauh Datang ke Jakarta, Denada Malah Tutup Rapat-rapat Temui Keluarga Dino dan Ressa Rizky Rossano

Kuasa hukum Al Ressa Rizky Rossano, Ronald Armada mengungkap Denada Tambunan tidak menemui keluarga Dino Rossano Hansa yang rela datang jauh-jauh ke Jakarta.
Jumat, 16 Januari 2026 - 16:19 WIB
Reporter:
Editor :

Denada Blokir Komunikasi

Denada
Sumber :
  • YouTube Insertlive

Setelah hadir di agenda sidang mediasi kedua di PN Banyuwangi, Ronald mengatakan, Dino dan istri, Ratih Puspita Dewi telah mengabarkan Denada. Mereka menyampaikan akan datang ke Jakarta.

Dino dan istri memboyong Ressa tidak ingin meminta uang ganti rugi. Namun kunjungan tersebut gagal lantaran Denada juga memblokir komunikasi keluarga pamannya.

"Nomor diblokir padahal diberitahukan bahwa om datang," tegasnya.

Dino dan Ratih kebetulan juga hadir dalam agenda sidang mediasi. Mereka juga melayangkan gugatan kepada Denada.

Berdasarkan hasil penelusuran dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Banyuwangi, gugatan dari Dino dan Ratih telah terdaftar secara resmi pada 28 November 2025.

Sambil menahan kekecewaannya, adik kandung mendiang almarhumah Emilia Contessa itu membenarkan bahwa, jalur komunikasi telah ditutup Denada.

"Nomor (telepon) om sendiri aja kena blokir," kata Dino Rossano Hansa.

Awal Mula Ressa Rizky Rossano Gugat Denada Tambunan

Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan & Pemuda yang mengaku sebagai anak kandung ditelantarkan 24 tahun, Ressa Rizky Rosano
Sumber :
  • Kolase Instagram/@denadaindonesia & tvOne/Happy Oktavia

Sebelumnya, Ressa didampingi kuasa hukumnya, Moh Firdaus Yulianto muncul ke ruang publik. Firdaus membenarkan kliennya menggugat Denada sejak 26 November 2025 dengan nomor perkara 288.

Motif gugatannya terhadap Denada atas dugaan penelantaran anak kandung selama 24 tahun. Ressa menceritakan kisah pilunya yang tidak pernah diakui sebagai anak biologis.

"Begitulah saya adanya, saya pernah makan sekali dalam satu hari," kata Ressa di PN Banyuwangi.

Ressa saat ini tinggal di sebuah rumah yang dulunya bekas gudang. Ia juga kini bertahan hidup mengandalkan pekerjaan sebagai penjaga toko kelontong 24 jam di Kecamatan Kota Banyuwangi, Jawa Timur.

Ia hanya mendapat gaji Rp1,5 juta per bulan. Hal itu berasal dari hasil kerja sistem shift 8 jam dan bergantian dengan temannya, Astmal.

Sidang mediasi pertama yang berlangsung pada 8 Januari 2026, berakhir gagal. Terkini, agenda mediasi kedua juga kembali gagal setelah digelar PN Banyuwangi pada Kamis, 15 Januari 2026.

Kata Ronald, alasan Denada tidak menghadiri sidang mediasi kedua karena terbentur pekerjaan. Ia memahami seorang artis memiliki jadwal padat.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

10:04
02:11
03:07
01:56
05:09
04:48

Viral