news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Relawan mengevakuasi jasad pendaki Gunung Slamet, Syafiq Ali, Kamis (15/1/2026).
Sumber :
  • Istimewa

Fakta Terbaru Syafiq Ali, Hasil Autopsi Ungkap Korban Tewas Sekitar 15 Hari Sebelum Ditemukan Tim SAR

Hasil autopsi jenazah Syafiq Ali ungkap korban sudah meninggal sekitar 15 hari sebelum ditemukan di Gunung Slamet tanpa tanda kekerasan.
Jumat, 16 Januari 2026 - 18:27 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kasus hilangnya pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan di Gunung Slamet berakhir dengan kabar duka.

Setelah 17 hari dinyatakan hilang, jasad Syafiq ditemukan oleh tim gabungan relawan dan Basarnas dalam kondisi tak bernyawa pada Rabu (14/1/2026).

Fakta-fakta terbaru dari proses evakuasi hingga hasil pemeriksaan medis pun kini mulai terungkap.

1. Evakuasi Dialihkan Melalui Jalur Purbalingga

Proses evakuasi jenazah Syafiq awalnya direncanakan melalui jalur Basecamp Dipajaya, Pemalang, sesuai rute pendakian awal korban.

Namun karena kondisi medan yang sulit, tim SAR kemudian memutuskan untuk mengalihkan jalur evakuasi ke Gunung Malang, Purbalingga.

Unit Siaga SAR (USS) Basarnas Pemalang, Handika, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil karena jalur Gunung Malang dinilai lebih aman dan jarak tempuhnya lebih dekat dengan posisi regu penolong.

“Awalnya survivor akan dibawa turun melalui jalur Dipajaya, tapi setelah koordinasi, tim di atas memutuskan mengalihkan evakuasi ke jalur Gunung Malang,” kata Handika.

Evakuasi berlangsung dengan penuh tantangan karena kondisi medan licin dan curam. Meski demikian, tim berhasil mengevakuasi jenazah Syafiq hingga tiba di Gunung Malang pukul 14.25 WIB.

2. Jenazah Dibawa ke RS Purbalingga untuk Pemeriksaan

Proses evakuasi pendaki Gunung Slamet, Syafiq Ali
Sumber :
  • Istimewa

Setelah tiba di bawah, jenazah Syafiq langsung diserahkan kepada tim Polres Purbalingga untuk proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Kapolsek Pulosari Iptu Bambang, jenazah korban kemudian dibawa ke RS Gutomo Purbalingga untuk dilakukan autopsi luar.

“Dari pos Gunung Malang, jenazah diidentifikasi terlebih dahulu. Lalu dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis sesuai prosedur hukum,” ujar Bambang.

Kedatangan jenazah disambut haru oleh warga Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, yang ikut mendukung pencarian sejak awal.

3. Ayah Syafiq Ali Tegar dan Mengikhlaskan Kepergian Putranya

Ayah Syafiq Ali akan Anggap Himawan sebagai Anaknya
Sumber :
  • Tangkapan layar

Ayah mendiang, Dhani Rusman, menyambut kepulangan jenazah putranya dengan penuh keikhlasan.

Dalam pernyataannya, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim relawan, aparat, dan masyarakat yang terlibat dalam pencarian.

“Puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala, semua ini tentu atas izin-Nya dan bantuan semua pihak, dari tim SAR hingga masyarakat luas,” kata Dhani kepada awak media.

Dhani juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Himawan, rekan mendaki Syafiq yang selamat. Dalam video yang viral di media sosial, Dhani memeluk Himawan sambil berkata,

“Ke depannya karena Mas Himawan adalah sahabat Ali, maka kami pun akan menganggap Mas Himawan sebagai anak kami. Jangan sungkan ya, jangan malu, nanti tetap main ke rumah dan nanti anggap rumah sendiri," ujar Dhani.

4. Meninggal Sekitar 15 Hari Sebelum Ditemukan

Pemeriksaan medis dilakukan di RSUD Goeteng Taroenadibrata, Purbalingga oleh dr. Gunawan.

Hasil autopsi luar menunjukkan bahwa tubuh korban sudah dalam kondisi dikerumuni belatung, namun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

“Dari pemeriksaan kepala hingga anggota gerak, tidak ada luka atau jejas. Berdasarkan perkembangan belatung dan kondisi jenazah, korban diperkirakan meninggal sekitar dua minggu sebelum ditemukan,” jelas dr. Gunawan.

Hal ini memperkuat dugaan bahwa Syafiq meninggal dunia akibat hipotermia setelah terpisah dari rekannya di jalur pendakian.

Selain itu, pakaian korban ditemukan dalam keadaan tidak lengkap ciri khas penderita hipotermia berat yang biasanya mengalami paradoxical undressing, atau dorongan melepas pakaian karena sensasi panas sebelum kehilangan kesadaran.

5. Pemakaman di Magelang Diselimuti Suasana Haru

Usai pemeriksaan medis, jenazah Syafiq dibawa pulang ke rumah duka di Magelang dan tiba pada Kamis malam.

Peti jenazah tiba di Masjid Baiturrosyidin Perum Depkes Kota Magelang sekitar pukul 20.26 WIB dan langsung disalatkan oleh keluarga, kerabat, serta masyarakat setempat. (adk)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

10:04
02:11
03:07
01:56
05:09
04:48

Viral