- Instagram/@pichekota_
Piche Kota Penyanyi Jebolan Indonesian Idol Disorot, Buntut Terseret Kasus Dugaan Pemerkosaan Siswi SMA di Hotel NTT
Dari laporan Kasat Reskrim Polres Belu, AKP Rio Penggabean, dugaan pemerkosaan menyasar pada AC telah memasuki tahap penyelidikan awal. Hal tersebut sebagai tindakan dari pihak Kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
Polisi Mendalami Dugaan Keterlibatan Piche Kota
Polres Belu telah mendapatkan informasi nama diduga sebagai salah satu pelaku. Sosok yang terseret dalam keterlibatan kasus dugaan pemerkosaan tersebut ialah Piche Kota.
Kata Astawa, polisi tidak ingin gegabah. Ia menyampaikan, proses penyelidikan yang berlangsung masih dalam tahap pendalaman.
"Informasi tersebut (dugaan keterlibatan Piche Kota sebagai pelaku) masih didalami melalui berbagai rangkaian dari tindakan penyelidikan karena saat ini masih berlangsung," tegas Kapolres Belu.
Proses Hukum Sesuai Prosedur
Astawa menyampaikan, polisi masih dalam proses pendalaman yang kini dilakukan oleh penyidik. Polres Belu terus berusaha menegakkan langkah-langkah hukum berdasarkan prosedur telah ditetapkan sesuai semestinya.
Penegakan hukum telah berlangsung sejak menerima Laporan Polisi, pemeriksaan medis berupa Visum et Repertum terhadap korban, dan pemeriksaan sejumlah saksi.
Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Belu juga dilaporkan tengah mengumpulkan alat bukti. Hal tersebut untuk membantu kelanjutan proses penyelidikan peristiwa ini.
Jajaran Polres Belu terus menjalankan komitmen menangani kasus dugaan tindak pidana berupa kekerasan seksual terhadap anak secara serius. Pasalnya, korban masih berada di bawah umur sehingga para pelaku wajib ditindak tegas karena terjadi di wilayah hukumnya.
Astawa mengatakan, polisi melakukan penanganan perkara dugaan pemerkosaan terhadap siswi SMA secara transparan, berkeadilan, profesional, dan bertindak tegas pada para pelaku tanpa pandang bulu.
Selain itu, polisi juga terus berkomitmen agar setiap korban mendapatkan haknya serta melindungi psikologis korban dugaan pemerkosaan, terutama yang masih di bawah umur.
Ia berpesan agar publik bisa mendapatkan informasi yang sesuai dan tidak mengada-ngada. Ia juga berharap masyarakat bijak saat melakukan penyebaran informasi di ruang jagad maya.
Polres Belu tidak menginginkan peristiwa dugaan pemerkosaan kembali terjadi di wilayah Belu, NTT. Para orang tua dan keluarga terus menjaga dan meningkatkan edukasi betapa bahayanya kekerasan dan kejahatan seksual.