- Instagram/enricotambunan
Siapa Adik Denada yang Disebut Jadi Biang Kisruh dengan Keluarga Emilia Contessa? Ini Faktanya
tvOnenews.com - Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama penyanyi Denada Tambunan kini memasuki babak baru.
Bukan hanya menyangkut dugaan hubungan biologis antara Denada dan Ressa Rizky Rosano, namun kini merembet ke persoalan keluarga besar Emilia Contessa, ibu kandung Denada.
Penyebab utamanya bukan harta warisan atau ketenaran, melainkan rasa sakit hati akibat tudingan yang dinilai tidak berdasar, hingga rumah keluarga adik Emilia Contessa di Banyuwangi sempat didatangi polisi.
Kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula dari tudingan penggelapan mobil.
Ia menegaskan bahwa mobil yang disebut-sebut diberikan oleh Denada kepada Ressa, sejatinya dibeli dengan uang muka yang berasal dari orang tua angkat Ressa, adik Emilia Contessa yaitu Dino Rossano Hansa dan istrinya.
“Sekarang saya tanya, gimana konsep pembelian mobilnya gitu loh. Wong dia suruh bayar sendiri kok cicilannya,” kata Ronald dilansir dari YouTube Intens Investigasi.
Ronald menjelaskan, mobil tersebut digunakan Ressa untuk bekerja, termasuk menjadi sopir pribadi almarhumah Emilia Contessa semasa hidupnya.
- Tangkapan layar
Namun, cicilan bulanan mobil itu dibebankan sepenuhnya kepada Ressa.
“Dan mobil itu bukan atas nama Ressa, mobil itu atas nama adiknya dari Denada. Karena keterlambatan membayar cicilan, adiknya itu kemudian mensomasi bahkan mendatangkan polisi ke rumah orang tua angkat Ressa yang sudah merawatnya sejak bayi,” ujar Ronald.
Menurutnya, peristiwa tersebut membuat keluarga adik Emilia Contessa, khususnya Dino dan Ratih merasa terpukul dan dipermalukan.
“Mertua saya ditelepon sambil nangis-nangis, bilang rumahnya didatangi polisi karena laporan penggelapan mobil. Padahal uang DP mobil itu dari mereka sendiri. Dan yang melaporkan ternyata adiknya Denada, namanya Muhammad,” tegas Ronald.
Ronald juga mengungkapkan, pihaknya sempat mencoba menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Namun, upaya mediasi justru berakhir dengan perdebatan.
“Sudah komunikasi baik sama adiknya Denada itu malah beliau menantang. Mertua saya bilang ‘daripada nanti viral, selesaikan baik-baik.’ Tapi adiknya bilang ‘ya sudah, viralkan saja.’ Akhirnya saya ajukan gugatan karena saya jengkel,” ungkap Ronald lagi.