- Kolase tvOnenews.com / tvOne - Happy Oktavia / Instagram @denadaindonesia
Yakin Menang 90 Persen, Ronald Siap Perjuangkan Hak Waris Ressa Rizky dari Denada
tvOnenews.com - Polemik antara Ressa Rizky dan penyanyi Denada kembali memanas. Kali ini, fokus sengketa bukan lagi sekadar soal perasaan terabaikan, melainkan menyentuh persoalan hak waris yang diklaim sebagai hak asasi dan dilindungi undang-undang.
Kuasa hukum Ressa Rizky, Ronald, dengan tegas menyatakan keyakinannya bahwa gugatan yang diajukan memiliki peluang menang sangat besar.
Ronald sendiri bukan sosok asing dalam konflik ini. Ia merupakan menantu dari Ibu Ratih, perempuan yang selama ini membesarkan Ressa Rizky di Banyuwangi.
Selain memiliki hubungan keluarga, Ronald juga bertindak sebagai kuasa hukum Ressa Rizky Rossano, pria yang mengaku sebagai anak biologis Denada.
Keterlibatan Ronald dalam perkara ini disebut bukan tanpa alasan emosional. Ia mengaku merasa sakit hati melihat perlakuan yang diterima mertuanya dan istrinya.
Terlebih setelah adanya laporan dari pihak keluarga Denada terkait persoalan cicilan mobil yang berujung pada tekanan psikologis terhadap Ibu Ratih.
Menurut Ronald, gugatan ini bukan dilandasi kepentingan materi semata, melainkan dorongan untuk memperjuangkan martabat dan hak Ressa Rizky sebagai seorang anak.
Pada Jumat, 24 Januari 2025, Ressa Rizky bersama Mama Ratih dan dua kuasa hukumnya bertolak ke Jakarta. Kedatangan mereka bertujuan untuk berharap dapat bertemu langsung dengan Denada.
Setibanya di Jakarta, rombongan tersebut sempat melakukan tanya jawab singkat dengan sejumlah awak media. Video pernyataan itu kemudian diunggah di kanal YouTube Cumicumi.
Menanggapi pertanyaan wartawan soal langkah hukum lanjutan, Ronald menegaskan bahwa pihaknya tidak gegabah dalam membawa perkara ini ke ranah persidangan.
“Ya kan begini, itu makanya kalau memang nanti tergugat mengajak saya ke forum persidangan, yang jelas kita tidak akan mengajukan gugatan tanpa bukti yang kuat. Satu,” ujar Ronald.
Ronald menekankan bahwa inti perjuangan hukum ini adalah pengakuan hak Ressa Rizky, khususnya dalam konteks hak waris.
Ia menilai selama ini publik hanya mengenal satu anak Denada, sementara menurut klaimnya, ada dua anak yang memiliki hak yang sama.
“Ketika dia tidak mau memberikan pengakuan secara tegas di luar forum persidangan, ya sudah, persidangan tetap akan lanjut. Kepentingan saya hanya untuk memperjuangkan bahwa hak-hak Ressa ini sebenarnya kan masalah konsep hak waris, ya. Karena ini kan anaknya Denada itu dua, yang selama ini terekspos cuma satu. Itu makanya sebagai salah satu yang punya hak waris yang sifatnya asasi dan dilindungi oleh undang-undang, itu yang akan saya perjuangkan,” tegasnya.
Ronald bahkan menyebut peluang menang dalam gugatan ini sangat besar.
“Insyaallah kalau dalam konteks itu, saya yakin kemungkinan menang itu sudah di atas 90 persen. Tetapi bukan soal materi sebetulnya yang harus teman-teman ketahui,” lanjut Ronald.
Lebih jauh, Ronald menilai pertanyaan publik kerap melompat-lompat tanpa melihat akar persoalan secara runtut. Ia berharap proses persidangan dapat membuka kronologi secara utuh.
“Pertanyaan-pertanyaan yang dibuat ini agak sedikit rancu karena loncat-loncat. Coba kalau ditanya secara runtut kenapa ini sampai ada di forum persidangan, itu akan menjadi lebih menarik,” ujarnya.
Ronald juga menegaskan bahwa motivasi utamanya bukan untuk mencari keuntungan finansial.
“Cikal bakal dan motivasi kenapa saya harus ajukan keberatan itu sudah saya tuangkan seutuh-utuhnya. Jadi, insyaallah motivasi saya bukan untuk mencari masalah materi, tetapi penghinaan yang sangat menyakitkan bagi saya sebagai seorang anak, yang dalam hal ini juga profesi saya sebagai pengacara yang memperjuangkan,” katanya.
Ia bahkan menyebut perlakuan Denada terhadap keluarganya sebagai sesuatu yang tidak pantas.
“Perlakuan Denada itu menurut kacamata saya kurang beradab, khususnya bagi ibu saya. Itu makanya harus saya kasih pelajaran bagaimana caranya beradab,” pungkas Ronald.
Diketahui, podcast yang dimaksud Ronald diduga merupakan tayangan milik Denny Sumargo. Potongan video perbincangan Ressa Rizky bersama Mama Ratih dan Denny Sumargo beredar luas di TikTok melalui akun @serumahseberkah pada 24 Januari 2026.
(anf)