- Kolase tvOnenews.com / Instagram @yrab @lulalahfah
Reza Arap Diperiksa Polisi Hari Ini, Praktisi Hukum Tegaskan Penyebab Kematian Lula Lahfah Harus Dihormati
tvOnenews.com - Belum lama keluarga meratapi kepergian almarhumah Lula Lahfah, jagat maya sudah dipenuhi dengan berbagai isu miring dan kontroversi.
Banyak spekulasi yang bermunculan, menimbulkan perdebatan sengit di media sosial terkait kejanggalan seputar hari meninggalnya konten kreator tersebut.
Dari kabar simpang siur hingga rumor yang berkembang, masyarakat ramai membahas peristiwa pilu itu, meski fakta resmi masih terus dikumpulkan pihak berwenang.
Reza Arap dan Lula Lahfah. (Sumber: Instagram @lulalahfah)
Hari ini, pihak kepolisian memanggil kekasih Lula Lahfah, Muhammad Reza Oktovian atau lebih dikenal Reza Arap, untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam penyelidikan kematian almarhumah. Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung di Polres Metro Jakarta Selatan.
Reza Arap telah memastikan kesiapannya untuk hadir dan memberikan keterangan. Selain itu, beberapa teman dekat Lula Lahfah yang berada di lokasi saat kejadian juga akan dimintai keterangan untuk membantu kepolisian memperoleh gambaran lengkap mengenai kronologi peristiwa.
Praktisi hukum Togar Situmorang memberikan pandangan terkait proses hukum dan isu yang berkembang di masyarakat melalui video yang diunggah di YouTube Cumicumi pada 26 Januari 2026.
Praktisi Hukum, Togar Situmorang. (Sumber: YouTube Cumicumi)
Menurut Togar, "Lula Lahfah meninggal ditemukan oleh pihak keamanan apartemen di apartemennya. Nah, Lula Lahfah ini diduga karena adanya jantung berhenti. Namun isu di luar berkembang, ada pro dan kontra. Kita harus tetap menghargai atau menghormati pihak kepolisian di mana pada saat olah TKP ditemukan di tempat peristiwa terjadinya meninggal Lula itu memang ada beberapa benda-benda yang memang ada indikasi atau apa."
Togar menambahkan bahwa penting bagi publik untuk menunggu fakta resmi terkait penyebab kematian.
"Namun karena ini dibilang keterangan dokter menyatakan Lula itu akibat jantung terhenti dan sampai saat ini polisi belum memberikan statement terkait kematian yang sesungguhnya berdasarkan laboratorium. Itu yang kita harus tunggu," ujarnya.
Pernyataan ini menekankan perlunya menahan diri dari membuat asumsi sebelum hasil laboratorium resmi keluar.
Lebih jauh, Togar menyoroti keterkaitan pemeriksaan Reza Arap sebagai pacar almarhumah dengan proses hukum yang berjalan.
"Ini bisa dihubungkan kepada pacarnya yang bernama Reza Arap yang memang berprofesi seorang entertainer ataupun seorang DJ. Jadi menurut pandangan saya, sesuai fakta bahwa kejadian tersebut adalah jantung berhenti, kita harus menghormati itu," tegasnya.
Pernyataan ini menjadi pengingat bahwa proses hukum dan fakta medis harus menjadi rujukan utama, bukan rumor atau spekulasi yang beredar di media sosial.
Meninggalnya Lula Lahfah pada Jumat, 23 Januari 2026, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, teman, dan para penggemarnya.
Selebritas Internet ini ditemukan dalam kondisi tubuh kaku dan membiru di apartemennya yang terletak di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan.
Dugaan awal menyebutkan kematian disebabkan masalah kesehatan yang telah dialaminya sebelumnya, namun pihak kepolisian masih terus menyelidiki secara menyeluruh.
Pemeriksaan saksi, termasuk Reza Arap dan teman-teman dekat almarhumah, diharapkan dapat memberikan informasi tambahan bagi penyidik.
Hingga saat ini, kepolisian menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berjalan dan masyarakat diminta menunggu hasil resmi sebelum menarik kesimpulan.
Dengan pendekatan ini, diharapkan semua pihak tetap menghormati almarhumah Lula Lahfah dan proses hukum yang berlaku.
(anf)