- Kolase tvOnenews.com / tvOne - Happy Oktavia / Instagram @denadaindonesia
Siap Bertarung di Persidangan, Kuasa Hukum Ressa Rizky Meminta Maaf kepada Denada: Kau yang Memaksa Saya Bertindak
tvOnenews.com - Kasus gugatan Ressa Rizky kepada Denada atas dugaan penelantaraan anak nampaknya belum menemukan titik terang.
Hakim mediator dalam sidang mediasi antara Ressa Rizky Rossano dan Denada telah dinyatakan gagal pada Rabu (29/1/2026) sehingga kasus ini akan dilanjutkan pada tahap berikutnya yaitu masuk ke pokok perkara.
Kuasa hukum Ressa Rizky, Ronald Armada, mengaku kecewa dengan keputusan dari sidang mediasi ini. Padahal, pihaknya berusaha untuk meminta tambahan waktu guna kembali menempuh jalur mediasi namun tidak dikabulkan.
“Mediasi barusan saya pikir kurang memuaskan. Sudah dinyatakan gagal, padahal saya sudah meminta kepada hakim mediator itu untuk melakukan penambahan waktu. Artinya saya juga ingin menghindari jangan sampai pihak tergugat itu ketika kita masuk ke persidangan itu dinyatakan potensial loss menjadi aktual loss,” ungkap Ronald Armada pada tayangan YouTube Reyben Entertainment.
Meski demikian, Ronald mengungkapkan sedikit kelegaan setelah mendengar pernyataan dari kuasa hukum tergugat yang menyebut bahwa selama ini Denada tidak pernah tidak mengakui Ressa sebagai anaknya.
“Secara de facto sudah ada pengakuan dari pihak kuasa hukumnya tadi bahwa selama ini katanya sudah mengakui Ressa sebagai anaknya, sudah menyayangi Ressa, dan sudah melakukan pemenuhan terhadap kebutuhan-kebutuhan Ressa,” jelas Ronald.
“Termasuk katanya sudah pernah membelikan mobil, memberikan nafkah, rumah dan sebagainya,” sambungnya.
- Tangkapan layar YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo
Menurutnya, pernyataan tersebut seharusnya disampaikan secara terbuka di hadapan majelis hakim. Ia pun menegaskan pihaknya siap menghadirkan bukti-bukti kuat dalam persidangan.
“Seharusnya fase itu kan fase di persidangan nantinya. Tetapi kalau memang mereka mau mengajak ke persidangan, malah kita buktikan nanti. Kalau memang sudah terbukti, sebaliknya malah itu tidak terbukti kan jadinya malu sendiri. Itu yang saya sayangkan,” terangnya.
Padahal sebelumnya, pihak Ressa telah membuka ruang untuk menyelesaikan perkara ini secara damai melalui proses mediasi. Namun kini, peluang tersebut telah dinyatakan tertutup.
Dengan kondisi tersebut, Ronald menyatakan kesiapan penuh untuk melanjutkan perkara hingga ke tahap persidangan.
“Ketika saya kemarin sudah membuka pintu lebar-lebar untuk terjadinya perdamaian di tengah mediasi, menginginkan untuk mengoptimalkan mediasi itu sekarang sudah tertutup,” kata kuasa hukum Ressa Rizky.
“Sekarang malah saya nyatakan pintu saya terbuka untuk bermain di ranah persidangan yang kemudian kita harus fight. Kalau yang fight ini kan pasti ada yang jatuh, ada yang tidak. Karena memang mereka inisiasinya seperti itu, ya silahkan. Kalau bagi saya ‘Bismillahirrahmanirrahim’ sekaligus nanti mungkin ya ‘Alhamdulillah’,” lanjutnya.
Menjelang dimulainya proses hukum tersebut, Ronald yang sekaligus kakak Ressa menyampaikan permohonan maaf kepada Denada karena gugatan ini pada akhirnya harus berlanjut ke persidangan.
“Saya nyatakan bahwa saya mohon maaf Mbak Dena, tidak ada inisiasi saya untuk menjatuhkan sampean tapi sampean yang mengkondisikan dan meminta dan memaksa saya untuk bertindak seperti ini,” pesan Ronald kepada Denada.
(kmr)