- Kolase tvOnenews.com / Instagram @jerryaurum @denadaindonesia
Jerry Aurum Tak Ingin Konflik Denada dan Ressa Rizky Berdampak Buruk pada Aisha
tvOnenews.com - Jerry Aurum, mantan suami Denada akhirnya angkat bicara dan menanggapi konflik yang melibatkan sang mantan istri dengan Ressa Rizky.
Jerry berharap agar konflik dugaan penelantaran anak yang dilakukan Denada tidak berdampak buruk pada mental putrinya, Aisha Aurum.
Ia percaya, Denada pasti bisa menyelesaikan permasalahan ini dan melindungi Aisha.
- YouTube/Cumicumi
"Yang pasti sebagai ayah kandungnya Aisha, dan pastinya Dena juga mengusahakan isu ini jangan sampai berpengaruh dan membawa dampak negatif ke Aisha. Bagaimanapun anak itu tidak bersalah dan pastinya tidak mau tahu masalah semua ini,” kata Jerry, dikutip dari YouTube Starpro Indonesia.
Meskipun sudah tak lagi memiliki hubungan, namun Jerry percaya Denada punya caranya tersendiri untuk bisa mengenalkan Ressa sebagai kakak tiri Aisha.
"Dena punya cara untuk itu (mengenalkan), punya pertimbangan-pertimbangan bagaimana bisa menyatukan kakak dan adiknya," papar Jerry.
Namun, Jerry mengimbau warganet untuk tidak sampai menyerang atau memojokan Aisha terkait permaalahan yang melibatkan Denada.
Fotografer profesional itu menyebut, anak tidak harus menanggung salah dan dosa yang dilakukan oleh orangtuanya.
"Mereka (anak-anak) tidak punya salah dan tidak punya dosa terlepas permasalahan orangtuanya," pungkas Jerry.
- Kolase tvOnenews.com / Instagram @denadaindonesia / YouTube Cumicumi
Sebelumnya, Denada membuat klarifikasi dan permohonan maaf secara terbuka kepada Ressa Rizky melalui akun media sosial Instagram miliknya.
Setelah sekian lama bungkam dan mangkir dari sidang mediasi, penyanyi dangdut tersebut akhirnya mengakui bahwa Ressa Rizky Rossano adalah anak kandungnya.
"Saya Denada Tambunan menyatakan bahwa Ressa Rossano adalah anak kandung saya. Saya betul-betul minta maaf kepada Ressa karena Ressa tidak hidup bersama saya dari mulai dia masih bayi," ucapnya.
Denada menyebut bahwa pada saat itu kondisi psikisnya masih belum stabil dan tidak layak sebagai ibu.
Ia sadar betul bahwa apa yang dilakukannya tidak tepat, Denada menyesalinya kekhilafannya.
"Itu kesalahan saya, itu kebodohan saya, dan itu kekhilafan saya, dan saya minta maaf," kata Denada.