- Cinta Quran Foundation
Gebrakan Baru Ivan Gunawan: Siap Jadi Orang Tua Asuh 20 Santri hingga Umrah di 10 Hari Terakhir Ramadhan
Jakarta, tvOnenews.com - Presenter Ivan Gunawan membuat gebrakan baru. Selain berbagi pendalaman tentang Islami, ia kini bersedia menjadi orang tua asuh 20 santri.
Ivan Gunawan menyatakan kesiapan sebagai orang tua asuh sebanyak 20 santri saat hadir dalam rangkaian wisuda 125 mahasantri angkatan ke-2 dan ke-3 di Menara 165, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).
Ivan Gunawan menyampaikan alasan mau menjadi orang tua asuh 20 santri dari lulusan Cinta Quran Center. Ia sangat mendukung adanya gebrakan nyata terkait pendidikan dan dakwah bagi generasi Qurani.
Ia menginginkan banyak generasi tidak sekadar memahami agama saja. Hal itu berasal dari upaya berbagai pihak mewujudkan inspirasi melahirkan para dai muda membawa nilai-nilai Al-Quran ke publik.
"Bismillah, semoga kebaikan ini bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk terus berbuat kebaikan di mana pun berada," ujar Ivan Gunawan dalam keterangan resmi yang diterima tvOnenews.com, Senin (9/2/2026).
- Istimewa
Diketahui, 125 mahasantri mengikuti rangkaian wisuda angkatan ke-2 dan ke-3 dari Cinta Quran Center. Hal itu terdiri dari 57 santri laki-laki dan 68 santri perempuan.
Adapun Cinta Quran Center merupakan kampus berbasis pendidikan mengedepankan dai Quran. Lokasi kampus ini berada di Tangerang Selatan.
Banyak santri yang mendapat pembekalan penting, seperti kepemimpinan, public speaking, hingga wirausaha. Tujuannya agar dapat berdakwah secara mandiri, efektif, dan terus berkelanjutan di ruang masyarakat.
Dari sinilah, Igun ketambahan anak asuhnya menjadi 170 orang. Sebelumnya, ia hanya memiliki 150 anak asuh untuk fokus mengenyam pendidikan.
Igun sangat bangga bisa membahagiakan ratusan anak asuhnya. Apalagi baru bertambah 20 anak asuh berbasis santri dari lulusan Cinta Quran Center.
"Jadi, Alhamdulillah saya punya 20 anak asuh di sini Cinta Quran Center. Gini-gini jadi orang tua punya 20 anak. Saya total sekarang punya 170 anak asuh, masyaAllah. Senang jadinya," terangnya.
"Saya pengin anak didik saya ini masa depannya terjamin. Masa depan ini dalam arti kata, walaupun mereka belajar agama, tapi mereka bisa menjadi seseorang yang berguna dan bisa berbakti kembali ke tempat tahfiz di mana mereka belajar," bebernya.