GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Arab Saudi Tetapkan Tarawih 13 Rakaat, Adakah Dalilnya?

Arab Saudi menetapkan rakaat shalat Tarawih tahun ini sebanyak 13 rakaat, apa alasannya? Adakah dalilnya? Simak penjelasan dari Ustadz Muhammad Ridwan berikut ini.
Senin, 9 Februari 2026 - 00:59 WIB
Ka'bah, Makkah
Sumber :
  • Pexels/Taha Furkan Akgül

tvOnenews.com - Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M, salah satu hal yang rutin menjadi pembahasan adalah jumlah rakaat salat Tarawih yang dilaksanakan di Masjidil Haram, Makkah, dan Masjid Nabawi, Madinah. 

Tahun ini, otoritas pengelola Dua Masjid Suci kembali menetapkan salat Tarawih sebanyak 10 rakaat yang ditutup dengan 3 rakaat salat Witir, sehingga totalnya menjadi 13 rakaat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebijakan ini tentu memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat Muslim dunia, khususnya di Indonesia yang lebih umum mengenal Tarawih 11 atau 23 rakaat. 

Lantas, apa alasan Arab Saudi menetapkan Tarawih 13 rakaat? Apakah ada dalil dan penjelasan ulama di balik praktik tersebut?

Ilustrasi - shalat tarawih
Ilustrasi - shalat tarawih
Sumber :
  • ANTARA

Penjelasan Ustadz Muhammad Ridwan: Dalil Tarawih Tidak Tunggal

Menanggapi hal ini, Ustadz Muhammad Ridwan menjelaskan bahwa perbedaan jumlah rakaat Tarawih bukanlah hal baru dalam khazanah fikih Islam. Ia menegaskan bahwa dalil tentang Tarawih memang tidak hanya satu.

“Dalil shalat tarawih itu ada 11, ada 23. Saudi Arabia itu 13. Hari ini 13. Saya sangat yakin sekali Bapak Ibu semua belum pernah melakukan salat tarawih 13. Itu cuma terjadi di Saudi Arabia,” ujar Ustadz Muhammad Ridwan, dilansir dari YouTube Petuah Buya. 

Menurutnya, praktik 13 rakaat di Arab Saudi berasal dari penyesuaian pelaksanaan yang sebelumnya berjumlah 23 rakaat. Perubahan itu dilakukan dengan pertimbangan kemaslahatan jamaah.

“Dari 23 karena takut macetnya panjang kata Syekh Abdurrahman As-Sudais itu merubah dari 23 menjadi 13,” ungkap Ustadz Muhammad Ridwan.

Dari 23 Menjadi 13 Rakaat: Ijtihad Ulama

Ustadz Muhammad Ridwan mengisahkan bahwa sejak pertama kali mengetahui perubahan tersebut, ia pun menelusuri dalil dan pandangan ulama terkait 13 rakaat Tarawih.

“Semenjak saya tahu itu saya cari dalilnya 13. Itu adakah ulama yang berbicara tentang 13 rakaat itu? Ulama ya, bukan nabi,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa 13 rakaat tersebut hakikatnya adalah gabungan dari 10 rakaat Tarawih dan 3 rakaat Witir. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pandangan para ulama, hal ini tetap sah karena jumlah rakaat Tarawih tidak dibatasi secara kaku.

“Berarti kalau ada yang melakukan 23 salah enggak? Tidak. Kalau ada yang melakukan 11 salah enggak? Tidak juga. Berarti kalau ada yang melakukan 10 salah enggak? Atau 13 salah enggak? Gak salah juga,” tegasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hubungan Retak? Lukaku dan Napoli di Ambang Konflik Besar, Antonio Conte Mulai Pusing

Hubungan Retak? Lukaku dan Napoli di Ambang Konflik Besar, Antonio Conte Mulai Pusing

Potensi konflik internal mulai membayangi Napoli setelah striker andalannya, Romelu Lukaku, belum kembali ke klub usai menjalani jeda internasional bersama Belgia.
Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Bareng Anak Yatim, Boni Hargens Golar Doa untuk Perdamaian Dunia

Bareng Anak Yatim, Boni Hargens Golar Doa untuk Perdamaian Dunia

Analis politik senior, Boni Hargens menggelar doa bersama ratusan anak yatim piatu dan warga sekitar dalam suasana Lebaran 20026 atay Idulfitri 1447 Hijriah di kediamannya Rumah Perdamaian di Depok, Jawa Barat pada Sabtu (28/3/2026).
Inter Milan di Atas Angin! Akanji Kirim Pesan Menohok untuk Para Penantang Gelar Juara

Inter Milan di Atas Angin! Akanji Kirim Pesan Menohok untuk Para Penantang Gelar Juara

Bek andalan Inter Milan, Manuel Akanji, melontarkan pernyataan penuh percaya diri jelang fase penentuan musim, dengan menegaskan bahwa timnya tidak gentar menghadapi siapa pun dalam perburuan gelar.
Lewat Skema Ini, Satgas Rehab-Rekon Aceh Kebut Pembersihan Lingkungan

Lewat Skema Ini, Satgas Rehab-Rekon Aceh Kebut Pembersihan Lingkungan

Momentum pasca Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 tidak menyurutkan ritme kerja pemulihan di Aceh.
Milan Makin Berbahaya? Jashari Ungkap Instruksi Rahasia dari Allegri

Milan Makin Berbahaya? Jashari Ungkap Instruksi Rahasia dari Allegri

Gelandang anyar AC Milan, Ardon Jashari, mulai membuka kisah adaptasinya sejak bergabung dari Club Brugge pada bursa transfer Januari lalu.

Trending

Sanksi FIFA Menghantui! Bosnia Kehilangan Ribuan Suporter Jelang Lawan Italia

Sanksi FIFA Menghantui! Bosnia Kehilangan Ribuan Suporter Jelang Lawan Italia

Kapasitas Stadion Bilino Polje dipastikan berkurang jelang laga krusial final play-off Piala Dunia 2026 antara Italia melawan Bosnia dan Herzegovina.
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Tak Tutup-tutupi Lagi, Arya Saloka Bicara Jujur Trauma Pernikahan usai Pisah dari Putri Anne: Tolong Dirukiah

Tak Tutup-tutupi Lagi, Arya Saloka Bicara Jujur Trauma Pernikahan usai Pisah dari Putri Anne: Tolong Dirukiah

Aktris Arya Saloka harus mengakui dirinya mengalami trauma pernikahan. Itu terjadi akibat rumah tangganya dengan Putri Anne hancur setelah bercerai pada 2025.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT