- Istimewa/pixabay.com
Ramadhan 2026: 5 Cara Membedakan Kurma Alami dengan Kurma yang Dilapisi Gula, Jangan Sampai Tertipu!
tvOnenews.com - Saat bulan Ramadhan, kurma menjadi salah satu makanan yang paling banyak dicari untuk berbuka puasa.
Rasanya yang manis dan kandungan energi alaminya membuat kurma jadi pilihan ideal setelah seharian menahan lapar dan haus.
Namun, tidak semua kurma yang dijual di pasaran benar-benar alami. Ada juga kurma yang telah dilapisi gula atau sirup tambahan agar terasa lebih manis dan tampak lebih menarik.
Agar tidak tertipu saat belanja kebutuhan Ramadhan 2026, berikut lima cara mudah membedakan kurma alami dengan kurma yang dilapisi gula.
- Pexels/Dwi Setyo
1. Perhatikan tampilan permukaan
Kurma alami biasanya memiliki permukaan yang tampak wajar dan tidak terlalu mengilap. Warnanya pun cenderung merata sesuai jenisnya.
Sebaliknya, kurma yang dilapisi gula terlihat sangat mengilap (shiny) dan kadang terdapat butiran kristal putih halus di bagian kulitnya. Kilau berlebihan ini sering kali berasal dari lapisan sirup atau gula tambahan.
2. Cicipi kulit luarnya
Cara sederhana lainnya adalah dengan mencicipi sedikit bagian luar kurma.
Pada kurma alami, kulit luarnya umumnya tidak langsung terasa manis. Rasa manis baru akan terasa setelah Anda menggigit dan mencapai daging buahnya.
Berbeda dengan kurma berlapis gula, bagian luarnya sudah terasa manis saat menyentuh lidah. Hal ini terjadi karena adanya tambahan sirup atau pemanis di permukaan.
3. Rasakan teksturnya
Dari segi tekstur, kurma alami cenderung padat, kenyal, dan serat buahnya terasa jelas ketika dikunyah.
Sementara itu, kurma yang telah direndam atau dilapisi cairan gula sering terasa terlalu lunak atau bahkan lembek.
Tekstur yang terlalu basah dan lengket patut dicurigai sebagai hasil tambahan pemanis.
4. Amati reaksi terhadap semut
Meski kurma mengandung gula alami, kurma asli yang dibiarkan terbuka biasanya tidak langsung dikerubuti semut dalam waktu singkat.
Sebaliknya, kurma yang dilapisi gula sangat cepat mengundang semut karena adanya sisa sirup glukosa atau pemanis buatan di bagian luar.
5. Cek label komposisi
Jika membeli kurma dalam kemasan, jangan lupa membaca label komposisinya. Hindari produk yang mencantumkan sirup glukosa (glucose syrup) atau pemanis tambahan lainnya.
Pilihlah produk dengan komposisi sederhana, yaitu 100% kurma tanpa tambahan bahan lain.
Dengan lebih teliti saat memilih, kamu bisa menikmati kurma yang benar-benar alami dan lebih sehat untuk berbuka puasa.
Semoga Ramadhan 2026 semakin berkah dengan pilihan makanan yang tepat dan berkualitas.
(nka)